Scroll to Top

Film “Galang” Kisah Pergulatan Antara Dendam dan Pencarian jatidiri.

By admin / Published on Wednesday, 13 Oct 2021 15:45 PM / No Comments / 48 views

Film Galang

Cadaazz.com – Film Galang adalah film garapan Rich Music berkolaborasi dengan Swan Studio, setelah di pertengahan tahun merilis film dokumenter musik panjang “GELORA”.

Film Galang garapan Rich Music Bersama Swan Studio sebuah Film Fiksi yang Bertemakan Musik.

Film Galang di disutradarai oleh Adriyanto Dewo, sutradara peraih Piala Citra yang sebelumnya membuat film “Mudik” dan “Tabula Rasa”.

Dalam Film Galang, Asmara Abigail turut bergabung berperan sebagai Asmara, dan untuk tokoh utama dipercayakan pada pendatang baru Elang El Gibran.

Film Galang direncanakan tayang di bulan Desember 2021. Galang (diperankan oleh Elang El Gibran) sering diajak menemani kakaknya Maryam menonton konser musik bawahtanah. Suatu hari, Maryam mengenalkan sebuah band baru bernama AXFIKSIA pada Galang.

Film GalangMaryam suka sekali band ini terutama karena vokalisnya Irfan. Maryam-pun meminta Galang menemaninya untuk menonton konser dari AXFIKSIA di gedung konser pada suatu akhir pekan.

Karena Galang tidak suka dengan musiknya dan merasa jengah menemani kakaknya ke konser musik bawahtanah. Ia menolak ajakan Maryam lalu mereka berpisah di depan pintu masuk gedung ditemani nada kecewa dari Maryam.

Galang memutuskan pulang duluan. Lewat tengah malam, berita datang ke keluarganya, Maryam masuk rumah sakit, sesuatu terjadi saat konser tapi belum jelas informasi yang diterima. Sesampai di rumah sakit, kabar buruk menghantam, terjadi kericuhan setelah band AXFIKSIA selesai konser; beberapa orang meninggal malam itu.

Setelah kakak perempuannya, Maryam meninggal di sebuah konser musik bawah tanah, Galang berusaha masuk ke skena musik tersebut untuk mencari alasan dan jawaban akan rasa bersalahnya, karena telah meninggalkan kakaknya di malam tragedi tersebut.

Galang menyelinap masuk ke basecamp band AXFIKSIA berpura-pura sebagai fans sejati, di mana ia kemudian bertemu dengan Asmara (diperankan oleh Asmara Abigail), manager band AXFIKSIA. Asmara menerima Galang sebagai kru.

Perlahan tapi pasti, Galang mulai masuk ke dalam skena musik lewat pintu masuk Asmara. Galang tidak mengatakan kalau ia adalah adik dari salah satu korban malam tragedi itu. Dapatkah Galang membalas dendam? Ataukah ia malah menemukan kejujuran dan jatidirinya di balik malam tragedi tersebut?

Film GalangDi film “GALANG”, Adriyanto Dewo kembali berkolaborasi dengan penulis skenario, Tumpal Tampubolon. Sebelumnya keduanya bersama membuat film “Tabula Rasa”.

Selain dibintangi Asmara Abigail dan Elang El Gibran, film ini juga diisi oleh Kiki Narendra (berperan sebagai Bapak), Jenny Zhang (Ibu), Agra Piliang ( Irfan), Laras Sardi (Maryam).

Sebagai film bertemakan musik, ‘GALANG’ semakin kuat dengan kehadiran cameo dari band-band seperti Savor of Filth, Tcukimay, Rocket Rockers juga penggawa musik seperti Ink ‘Rosemary’, Rian Pelor, Buluk ‘Superglad’, Iyo ‘Pure Saturday’. Addy Gembel ‘Forgotten’ dan Beby ‘Beside’ juga akan muncul di film dan bertindak sebagai konsultan film. Akew ‘Nectura’ ditunjuk sebagai music director.

Digarap oleh Rich Music yang menjadi penggagas proyek rangkaian program DistorsiKERAS dan menjadi eksekutif produser dari film ini.

Bukan hanya film ‘GALANG’, diadakan pula DistorsiKERAS Virtual Concert yang berlangsung dari bulan September – Desember 2021 (Fase 2).

Berkonsep konser virtual di seluruh Indonesia, penampil untuk masing-masing daerah adalah Rocket Rockers (Aceh & Lhokseumawe), Nectura dan Summerlane (Medan & Pekanbaru), Closehead dan Anarcute (Lampung & Jambi), For Revenge (Bandung & Sukabumi), Alone At Last (Garut, Tasikmalaya, Cirebon), Jeruji (Bogor & Depok), Private Number (Bekasi & Karawang), Hellcrust dan Saturday Night Karaoke (Tangerang & Jakarta). Turut juga tampil pemenang dari audisi masing-masing daerah.

Di penghujung tahun akan digelar pula DistorsiKERAS Virtual Concert Big Bang dengan line up Padi Reborn, Sugarpop, Beside, Godless Symptoms, lalu Bonga Bonga!, 510, Turtles Jr, dan Marcello Tahitoe.

Rich Music adalah sebuah movement yang didedikasikan bagi pecinta musik dalam rupa platform digital. Hadir sebagai alternatif media berbagai program showcase, talk show, serta news media menjadi penggerak aktivitas secara berkala.

Di kanal berita online dan aktivasi talkshow kami membahas segala isu, fenomena dan pergerakan yang ada di ekosistem musik itu sendiri. Rich Music digarap oleh divisi media dari Reach & Rich Records and Artist Management.

Saat ini, Reach & Rich Records and Artist Management menaungi manajemen dari Rocket Rockers, Revara, Anarcute, Sunrise, Hoolahoop, Iifan.(@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1