Scroll to Top

Pending Selama 8 Tahun, Akhirnya “Slylab” Rilis Album Penuh Bertitel “Andromeda”.

By admin / Published on Thursday, 01 Oct 2020 01:54 AM / No Comments / 136 views

Cadaazz.com – Setelah pending selama 8 tahun lebih akhirnya Slylab merilis album penuh Andromeda dibawah naungan label Humane Records.

Dibentuk di bulan Mei 2005, Slylab merupakan proyek solo Dean (Programming, Songwriter). Pada akhirnya bertemu dengan Rayhan Sudrajat di Kampus UNPAD Jatinangor tahun 2009 untuk mengisi Gitar, tak lama kemudian Devita bergabung sebagai Vokalis.

Album Andromeda merupakan diskografi perjalanan panjang Slylab di skena komunitas independent kota Bandung. Materi dibuat dikurun waktu 2009-2012, beberapa diantaranya sudah terlebih dahulu rilis di kompilasi dan Singles. Nama-nama seperti Dewi Dona, Jajat & Aditya (Ansaphone) pun pernah ikut andil dalam pembentukan karakter Slylab di era awal. Tak bertahan lama, akhirnya Slylab bertahan dengan formasi trio.

4 tahun vakum, kemudian tahun 2016 Slylab kembali dengan single Icarus Paradox. Namun dikarenakan kesibukan masing-masing anggota rencana rilis album pun pending. Setahun kemudian, Devita resign, Slylab melanjutkan perjalanan musiknya menyisakan Dean & Rayhan. Di tahun 2020, Slylab akhirnya bertemu dengan Humane Records yang memiliki satu visi dengan kebutuhan Slylab untuk merilis album. Berisikan 9 track, 5 merupakan lagu original dan 4 lagu versi remix.

Andromeda sendiri dikisahkan sebagai ungkapan cinta pertama yang akan selalu membekas di ingatan seseorang. Klise memang, namun itu yang ingin Slylab sampaikan disini. Andromeda tells about first love. Sometime it gives you joy and sometime it brings you tears. It is a tribute of an appreciation and a proof that they’re here, they’re everywhere, but when they’re apart from you, your life feels like misery.

Menyampaikan pesan tentang kegalauan hati dengan chord minor, drum beat glitchy, strings bernuansa gelap dan dreamy terkadang bercampur menjadi satu dengan balutan suara angelic dari Devita.

Andromeda sudah dapat dinikmati di Spotify, Apple Music, Deezer, Bandcamp, dan iTunes, serta platform streaming musik digital lainnya. (SPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1