Scroll to Top

Tanpa Naff, Ady Kembali Dengan Project Solo – nya.

By admin / Published on Wednesday, 05 Feb 2020 16:56 PM / No Comments / 215 views
Trinity Optima Productions

Cadaazz.com – Setelah 10 tahun hengkang dari Naff, band yang dibentuknya pada tahun 1998, Rusyaedi Makmun yang dikenal dengan nama Ady ini kembali hadir di blantika musik Indonesia dengan project Solonya dengan kembali dan memberikan nafas baru pada lagu-lagu teranyarnya.

Dalam project kali ini ada 4 lagu hitsnya terdahulu yang sudah ia siapkan. Dari keempat lagu tersebut Ady sudah mempersiapkan aransemen khusus untuk tiap lagu-lagunya. Dibantu dengan beberapa teman-teman musisi yang ada di Bandung, Ady ingin memberikan nafas baru bagi lagu-lagu hitsnya tersebut.

“Walaupun ada sedikit ketakutan, tapi aku yakin lagu-lagu dengan aransemen terbarunya ini bisa mendapatkan tempat baru di telinga dan hati para penikmat musik. Ada 4 lagu yang sudah diaransemen ulang tersebut akan dirilis dalam waktu berdekatan.”ungkap penyanyi yang berada di bawah naungan Label Trinity Optima Productions disiaran persnya di Jakarta, Selasa (4/2/20).

Dalam project ini, tidak banyak harapan yang ingin dicapai Ady selain ingin memberikan warisan kepada penggemar yang telah lama merindukan suaranya dan yang terpenting juga untuk anaknya, Nayla.

“Saya tahu kok kalau masih banyak sekali orang yang merindukan suara saya menyanyikan kembali lagu-lagu lama saya. Dan dalam projek ini, saya ingin memberikan versi terbaik dari diri saya kepada penggemar. Dan saya tahu, saya enggak mungkin menawarkan sesuatu yang lama, mengulang sesuatu yang terjadi 10 – 20 tahun lalu. Dan karya-karya terbaru saya ini, adalah hasil dari jerih pemikiran saya dan keinginan dari hati saya yang terdalam,” jelasnya.

Dalam project Solonya beberapa lagu akan dirilisnya yaitu “Kau Masih Kekasihku” dimana dalam aransemen barunya, Ady akan membawakan lagu ini dengan dominasi piano dan string serta ada sentuhan drum orchestra dan hentakan gitar listrik diakhir lagu yang mampu memberikan makna yang lebih mendalam untuk lagu ini. “Kau Masih Kekasihku” telah dirilis pada tanggal 31 Januari 2020.

Kemudian ada lagu “Terendap Laraku” menjadi lagu kedua yang ia pilih untuk dirilis dalam projeknya kali ini. Untuk mengaransemen lagu ini sempat mengalami bongkar pasang 8-9 kali. Hal ini dilakukan oleh Ady agar dapat mendapatkan soul yang serupa dengan lagu originalnya. Bahkan Ady sempat meminta waktu untuk meninggalkan sementara lagu ini untuk diaransemen. Dan setelah sekian lama, akhirnya Ady meminta timnya untuk merekam ulang lagu ini secara langsung. Di situ perlahan-lahan soul yang ia inginkan mulai terasa. Ada bagan dan tempo yang berubah untuk membuat lagu ini berbeda dari yang original. Dan hal itu yang sangat menarik dari lagu “Terendap Laraku”. Lagu ini rencananya akan dirilis pada tanggal 12 Februari 2020.

Selanjutnya ada “Tak Seindah Cinta Semestinya“. Untuk mengaransemen lagu “Tak Seindah Cinta Semestinya”, Ady memiliki tantangan untuk membuat lagu ini tidak hanya terdengar baru tapi juga modern. Dan untuk mendapatkan aransemen yang pas, Ady pun mendengarkan banyak lagu masa kini yang dijadikan referensinya. Lagu ini akan dirilis 26 Februari 2020.

Lalu ada “Akhirnya Ku Menemukanmu“, lagu ini memiliki treatment yang berbeda. Kali ini, Ady mempercayakan AriAruRenaldi, untuk mengaransemen lagunya ini. Bagi Ady, Ari Aru mampu membuatnya bisa mempercayakan lagunya untuk diaransemen. Dengan perubahan sedikit dalam bentuk gitar dan juga rekamannya diambil saat mood terbaik dari sang penyanyi. Walaupun banyak yang berubah dari lagu sebelumnya, namun dalam aransemen barunya kali ini Ady bisa menjamin soul yang ditawarkan masih sama dengan lagu yang lama. Lagu “Akhirnya Ku Menemukanmu” akan dirilis pada tanggal 11 Maret 2020.

Dan untuk melengkapi rentetan lagu-lagu aransemen baru dari Ady ini, rencananya akan ada satu lagu baru yang berjudul “Mau Kah kau Menikah Dengan Ku” yang akan dirilis pada tanggal 27 Maret 2020.

Perlu di informasikan Kecintaan Ady terhadap dunia musik tidak datang dengan begitu saja. Butuh waktu untuk dirinya menyadari bakatnya dalam menulis lagu. Sang ibu menjadi salah satu orang pertama yang menjadi penggemar tulisan-tulisan puitisnya.

“Karena saya kan anak rantau dari Makassar ke Bandung. Dan jaman dulu, belum ada handphone dan telfon wartel juga kan mahal. Jadi paling sering saya ungkapkan rindu lewat surat dengan ibu saya. Dan kalau ada uang lebih, saya suka telfon ibu saya, dan beliau bilang hal yang paling dahsyat yang ada dari diri saya adalah suara dan tulisan saya,” ungkap Ady menutup pembicaraan. (@enny_hdyn).

UA-131866695-1