Scroll to Top

77 Kategori Penghargaan Bagi “The Hero of Indonesia Tourism”, Di Ajang lTTA 2019.

By admin / Published on Friday, 20 Dec 2019 08:53 AM / No Comments / 157 views

Cadaazz.com – Satu Dekade bukan waktu yang sebentar untuk sebuah ajang penghargaan bertahan dan tetap konsisten dalam penilaian, hal ini ditunjukkan oleh salah satu ajang penghargaan bagi industri pariwisata bernama “lndonesia Travel and Tourism Awards“( ITTA ).

ITTA jadi pelopor ajang penghargaan bagi industri pariwisata yang di inisiasi dan di selenggarakan oleh ITTA Foundation yang bertujan untuk meningkatkan kontribusi dunia tentang pariwisata di Indonesia.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi bagi ibu bapak sekalian yang telah memajukan sektor pariwisata di Indonesia. Pantaslah saya katakan bila hadirin sebagai The Hero of Indonesia Tourism,” ucap Panca Sarungu selaku Presiden ITTA Foundation di acara gala dinner di Gedung Annex Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/19).

“Mengapa award kita masih berjalan karena salah satunya kita punya cara pemilihan yang terbuka dengan tiga tahapan penilaian. Yaitu voting melalui Facebook, kerjasama dengan Binus Bussines School dan kami memiliki 12 board of advisor (BOA),” tambah Panca.

Rangkaian Indonesia Travel and Tourism Awards 2019/2020 sudah dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Wishnutama Kusbandio.

“Tujuan salah satu pariwisata sebagai devisa terbesar untuk negara, yang akan disusun oleh Integrated Master Plan. Pengembangan ekonomi kreatif akan terus dikembangkan dengan cara menyediakan event MICE, dan juga event tourism. Pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi tulang punggung Indonesia ke depan.” ucap Wisnutama dalam sambutannya.

“Tadi pagi pak menteri bilang belum mengeluarkan angka tidak seperti menteri sebelumnya. Saya lihat saat ini pak menteri mau berhati-hati mengeluarkan angka dan angka yang dikeluarkan itu adalah berdasarkan quality tourism.”ujar Panca.

Lebih lanjut Panca Sarungu mengatakan industri kita harus berkolaborasi. Saat ini para Stakeholder berjalan sendiri sendiri. Jadi individual itu yang harus sama – sama diperbaiki.

Kementerian pariwisata belum berhasil menyatukan. Ini kesempatan menteri baru, menteri yang dikenal masyarakat, menteri yang dipilih presiden langsung.
Yang penting bagaimana kerjasama ini terjadi antara dua industri pariwisata. Untuk meningkatkan hal tersebut butuh kolaborasi semua Stakeholder. Mudah mudahan ini dapat memberikan semangat baru bagi industri untuk berkolaborasi.”jelasnya.

Bicara soal mahalnya berwisata di Indonesia Panca mengatakan itu hanya masalah regulasi yang ada.

“Permasalahannya hanya regulasi yang saat ini dimana tiket pesawat memiliki batas atas dan bawah. Tapi kalau tiket ke luar negeri tidak ada. Jadi mudah menentukan harga. Sebenarnya itu merugikan suplai dan demand yang berpengaruh. Mudah – mudahan semua Stakeholder bisa bekerjasama mengatasinya,”tutup Panca.

Pada tahun ke-10 ini, Indonesia Travel and Tourism Awards hadir dengan konsep yang baru. Konsep terbaru lndonesia Travel and Tourism Awards ini memiliki 77 kategori, yang mana di tahun sebelumnya hanya menghadirkan 74 kategori, dan seluruh kategori diumumkan secara langsung pada Gala Dinner Indonesia Travel and Tourism Awards 17 Desember 2019 lalu. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1