Scroll to Top

Jessica Mila Bikin Ernest Perkasa Stres dan Capek Di Film “Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan”.

By admin / Published on Wednesday, 11 Dec 2019 19:12 PM / No Comments / 147 views

Cadaazz.com – Maraknya praktik bullying dan body shaming, terutama di media sosial, dianggap Meira  Anastasia dan Ernest Prakasa sebagai momen yang tepat untuk mengangkat buku imperfect ke layar lebar.

Film Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan pun bukan sekadar memindahkan bukunya mentah-mentah ke layar lebar. Untuk menghadirkan kisah yang dekat dengan realita, diciptakanlah karakter Rara yang mengalami bullying atau body shaming dari lingkungan di sekitarnya.

“Saya dan Meira lihat bahwa perempuan di zaman sekarang ini menghadapi issue yang cukup berat, salah satunya maraknya body shaming dan absurdnya beauty standard, mulai dari lingkungan sekitar hingga di media sosial,” ungkap Ernest Prakasa di sela konfrensi pers dan screening film “Imperfect Karier, Cinta & Timbangan” di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/19).

“Sosok Rara yang tidak sempurna (imperfect), kami ciptakan untuk menjadi potret keseharian para perempuan yang sering dihinggapi perasaan ‘tidak cukup’ dan belum tahu bagaimana memulai untuk sayang dengan diri sendiri. Di era media sosial seperti sekarang ini, memang lebih mudah membandingkan diri kita dengan orang lain yang terlihat lebih sempurna dan akan lebih sering terkena gempuran komentar-komentar negatif tentang fisik kita dari orang lain. Kami harap, Rara bisa menjadi tempat para perempuan untuk bercermin dan akhirnya menemukan versi dirinya yang lebih baik,” kata Meira mengenai karakter Rara.

Selain proses syuting yang panjang, tema film ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Ernest.

“Tantangan saya adalah bagaimana menyajikan sebuah film drama romantis, tapi juga menyinggung isu dan bobot cerita yang cukup serius. Di saat yang bersamaan, tentu orang berekspektasi bahwa film Ernest Prakasa selalu ada komedinya.”

“Jujur, ini film kelima dan buat saya ini film yang paling stres dan capek karena seperti dilihat, transformasi Jessica Mila adalah beban. Ini penantian yang buat saya, saya merasa tertekan sekali karena Rara-nya (Jessica Mila) look-nya harus sesuai yang kita mau. Jadi film ini tingkat kesulitannya  paling tinggi dan rasa puasnya luar biasa,” ungkap Ernest.

Jessica Mila mengakui untuk film ini ia harus menaikkan berat badan hingga 10 kilogram. Ia bercerita, selama ini ia memang memiliki rasa ketidakpercayaan diri atas berat badannya sehingga dirinya merasa tertampar dengan membintangi film ini.

“Begitu dikasih tahu pesannya, aku ngerasa aduh ketampar banget. Selama ini worry sama penampilan, takut banget dibilang gemuk. Padahal value aku bukan hanya penampilan tapi ada yang lebih penting. Sadar kalau berat badan ya penting tapi untuk kesehatan,” terang Jessica Mila.

“Terimakasih buat pak Parvez, koh Ernest, teh Meira sudah melibatkan saya di film ini, sebuah kehormatan bagi saya. Cuma mau bilang mudah – mudahan setelah menonton film ini, semua belajar melihat seseorang dari sisi positifnya dan memahami bahwa kebahagian adalah tanggung jawab kita sebagai personal, sebagai individu. Jangan layangkan, jangan andalkan kebahagian kita atau jangan pasrahkan tanggungjawab kita pada orang lain,”kata Karina Nadila.

Sedangkan produser Chand Parwez Servia menuturkan sangat bahagia menghadirkan film ini sebagai sajian film penutup tahun karena kampanye yang disampaikan menyasar kepada banyak orang.

“Keinginan saya agar film ini tersampaikan messenger-nya, saya menyadari akhir tahun itu peak time. Film yang akan beredar beredar banyak. Berbicara tentang berapa jumpah layar, saya percaya film itu stakeholder paling utamanya adalah penonton,” ujar Chand Parwez.

Film Drama Komedi yang di memakan waktu 3 bulan persiapan dan proses syutingnya ini di bintangi oleh Jessica Mila, Reza Rahadian, Yasmin Napper, Karina Suwandi, Shareefa Daanish, Dion Wiyoko, Boy William, Clara Bernadeth, Dewi Irawan, Ernest Prakasa, Karina Nadila, Devina Aureel, Kiki Narendra, Kiky Saputri, Zsazsa Utari, Aci Resti, Neneng Wulandari, Diah Permatasari, Wanda Hamidah, Olga Lydia, Tutie Kirana, Asri Welas, Sky Tierra Solana ini mulai tayang pada 19 Desember 2019 dibioskop seluruh Indonesia. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1