Scroll to Top

Rumah Kentang : The Beginning”, Film Horor Tersulit Bagi Karir Rizal Mantovani Sebagai Sutradara.

By admin / Published on Saturday, 16 Nov 2019 23:39 PM / No Comments / 840 views

Cadaazz.com – Rumah produksi Hitmaker Studios kembali mengangkat legenda urban mengenai rumah kentang ke layar lebar. Kali ini dengan judul ‘Rumah Kentang: The Beginning‘ yang digarap oleh Rizal Mantovani sebagai sutradaranya.

Film Rumah Kentang : The Beginning diakui sang sutradara Rizal Mantovani ia sangat senang mengerjakan produksi ini sekaligus sebuah film tersulit yang ia kerjakan dalam karirnya sebagai sutradara.

“Saya senang banget ngerjain rumah kentang ini, bagi saya film ini salah satu skrip yang tersulit dikerjakan bahkan dalam karir saya sebagai sutradara bahkan diatas banget sulitnya. Tapi Mungkin karena produsernya juga sutradara horor, bukan hanya sutradara horor tapi sutradara horor yang memiliki banyak pengalaman dan semua karyanya diterima masyarakat luas membuat kerjaan saya lebih mudah dan semua kesulitan yang ada bisa kita lalui,”ungkap Rizal Mantovani di sela konfrensi pers film “Rumah Kentang : The Beginning” di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat Malam (15/11/19).

“Selain karena ini adalah film urban legend, dalam teknik kamera dan karakter dalam film ini grafisnya turun naik seperti roller coaster. Karakter dalam film in kadang – kadang dia naik emosinya terus dia sedih lagi dia normal lagi dan akhirnya mereka memerlukan sesuatu yang membuat emosinya semakin naik lagi dan turun lagi. Menurut saya secara emosi lumayan roller coaster ya. Apalagi kita syuting jamping – jamping ya, jadi menentukan emosi yang ada dimana itu lumayan cukup sulit ya menurut saya,”ucap Rizal.

Menurut Rocky Soraya sang produser, ia menyerahkan penyutradaraan kepada Rizal Mantovani dengan alasan ingin film yang di produseri ya memiliki look yang berbeda.

“Saya tidak mendirect film di Hitmaker Studio ini sudah beberapa tahun, saya menyerahkan ke Rizal karena saya mau look yang beda look dari biasa saya lakukan, dan kerjasama dengan Rizal sangat fun ya. Karena saya dapat apa yang saya mau dari awal the look, cara directing pemainnya dan sebagainya.”terang Rocky Soraya

“Dan ini jadi karya Hitmaker yang beda dengan sebelum – sebelumnya. Tidak ada kesurupanlah, tidak ada kejar – kejaranlah, tidak ada action. Ini cerita tentang horor sebuah legenda kenapa legenda itu ada dan bagaimana itu mulai. Semoga bisa di terima oleh masyakarat, dan menurut saya pemain – pemain disini sangat bagus banget sehingga kita bisa menikmati filmnya lebih keren,”tambah Rocky.

Rumah Kentang: The Beginning menyoroti asal muasal lahirnya mitos di masyarakat mengenai salah satu rumah di Bandung yang kerap menimbulkan aroma kentang yang pertama kali di direct detail Rizal Mantovani yang memiliki efek CGI yang minimalis.

‘Ini horor pertama kalinya yg saya garap dengan detail berbeda dengan meminimalisasi efek CGI. Saya tidak menonjolkan efek CGI – nya. Semakin tidak terlihat CGI – nya menurut saya film itu semakin keren dan bagus,”tutup Rizal.

Rumah Kentang : The Beginning menceritakan Adrian adalah seorang” penulis novel horor yang buku-bukunya mulai ditinggalkan pembacanya.

Untuk menulis novel terbarunya, ia bersama istrinya, Sofie, memutuskan kembali ke rumah masa kecil Sofie yang sudah lama tidak dikunjungi Sofie, sejak kedua orang tua Sofie tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Kini ditemani Uwa-nya dan ketiga anaknya; Nina, Nala dan Bayu; Sofie akhirnya menginjakkan kaki kembali di rumah tersebut.

Namun sesampainya mereka disana, gangguan demi gangguan segera menyerang mereka. Gangguan yang mereka hiraukan pada awalnya sampai akhirnya anak tertua mereka, Nina, tiba-tiba juga menghilang tanpa jejak.

Kini demi mendapatkan kembali Nina, Sofie dan Adrian harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di rumah ini, sebuah rumah yang berdiri di perkebunan kentang orang tua Sofie, terlebih ketika Uwa diberitahu oleh seorang warga desa, Dadang, bahwa rumah itu lebih buruk dari apa yang  mereka bayangkan. Bahwa tidak hanya Nina yang berada dalam bahaya. Tapi mereka semua.

Film yang di dukung pemain seperti Luna Maya, Cristian Sugiono, Jajang C Noer, Epy Kusnandar, Nicole Rossi, Rayhan Van Den Noort, Devina Karamoy dan Oce Permatasari mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 21 November 2019. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1