Scroll to Top

Bukan Film Keluarga, Perempuan Tanah Jahanam Suguhkan Adegan Sadis

By admin / Published on Saturday, 12 Oct 2019 17:45 PM / No Comments / 1019 views

Cadaazz.com – Film Perempuan Tanah Jahanam merupakan produksi Base Entertainment bekerjasama dengan rumah produksi Rapi Films, Ivanhoe Pictures, Logika Fantasi dan CJ Entertainment yang akan tayang pada 17 Oktober 2019.

Film yang di produseri oleh  Shanty Harmayn, Aoura Lovenson, Ben Soebiakto, Tia Hasibuan, Michael Hogan, dan Winnie Lau dipersiapkan 10 tahun oleh Joko Anwar yang juga penulis skenario dalam Perempuan Tanah Jahanam.

“Film yang sudah saya persiapkan 10 tahun yang lalu, teknis dan estetika yg halus banget jadi tahun ini baru bisa diproduksi. Ini kerjasama yg sangat luar biasa, semua yg terlibat mudah – mudahan dapat pengalaman yang menyenangkan.”ujar Joko Anwar di sela Konfrensi pers dan media screening Film “Perempuan Tanah Jahanam” di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (10/10/19).

Perempuan Tanah Jahanam menguak Misteri Rahasia bercerita tentang asal muasal tokoh utama yang di perankan oleh Tara Basro sebagai Maya. Karena banyak adegan – adegan sadis yang dipertontonkan di film besutan Joko Anwar.

Adegan berdarah dengan menggorok dan menguliti sang korban untuk dijadikan wayang kulit membuat efek sadis terasa di film ini bahkan bagi yang tidak kuat akan merasa mual melihatkan adegan – adegan sadis yang di pertontonkan di film “Perempuan Tanah Jahanam” yang lebih tepatnya masuk kategori film bergenre Thriller ini dan masuk kategori usia 17+ penontonnya.

Tak hanya mempertontonkan kesadisan mulai dari menggorok, menyayat hingga membunuh bayi yang baru dilahirkan ke dalam air, film ini juga memperlihatkan  adegan dewasa (Ranjang) yang dilakukan oleh Ario Bayu meski tak full di perlihatkan. Efek-efek senjata tajam seperti pisau dan parang dipelihatkan untuk di gunakan sebagai alat untuk membunuh memperkaya kesadisan film ini.

Dari segi sinematografy sama dengan film Joko Anwar sebelumnya yaitu Pengadi Setan. Namun dari segi logika cerita Pengabdi setan lebih kuat, dalam film Perempuan Tanah Jahanam Dari segi cerita susah nangkap intinya ,

ceritanya seperti dalam dongeng, kalau dalam dunia nyata masa kematian bayi begitu banyak tidak mengundang curiga di sekitar desa atau daerah? Seterpencil apa pun desa itu. Apalagi itu di Jawa, bukan di luar Jawa.

Akting aktris senior Christine Hakim memang tak di ragukan lagi, kali ini Christine Hakim berperan pertama kali menjadi karakter Antagonis yang berperan sebagai Nyi Misni menyelamatkan film ini, kenapa karena karakter inilah yang menjadi kunci kutukkan yang terjadi pada desa tersebut.

Karakter Nyi Misni yang merupakan salah satu tetua desa dalam film Perempuan Tanah Jahanam berhasil di perankan oleh Christine Hakim dengan aksi yang terbilang menegangkan dan sadis ini.

“Kalau pakai nalar dan logis, saya enggak ‘ketemu’ sama karakter Nyi Misni. Akhirnya saya mulai dengan sepenuh hati,” kata aktris peraih Piala Citra tentang perbaikan beberapa adegan Nyi Misni yang menegangkan dan sadis.

“Karakter Ibu Christine Hakim sebagai pemeran Nyi Misni sudah ada dalam pikiran saya sejak naskah Perempuan Tanah Jahanam rampung pada 2009. Sampai saya  pun rela ‘mengejar’ ibu sampai ke Jogyakarta.”tambah Joko Anwar.

Selain Christine Hakim yang mumpuni, Tara Basro, Marrisa Anita, Ario Bayu, Asmara Abigail, Teuku Rifnu Wikana dan pemain lainnya juga berhasil menghidupkan karakter masing – masing di difilm Perempuan Tanah Jahanam ini.

“Perempuan Tanah Jahanam” bercerita tentang Maya (Tara Basro), seorang penjaga tiket tol. Suatu malam saat dia lagi bertugas bersama sahabatnya, mendadak diserang orang tak dikenal. Namun akhrinya si penyerang yang ternyata berasal dari kampung halamanya Maya, keburu mati ditembak pihak berwajib.

Lantas Maya dan sahabatnya Dini (Marissa Anita) pergi ke desa asal Maya setelah mendapat petunjuk bahwa keluarganya yang kaya telah meninggalkan warisan yang banyak. Hal itulah menjadi tertarik untuk pulang kampung.

Setibanya di desa itu, Maya mulai dihantui beberapa sosok anak yang sudah meninggal. Tapi masalah hidupnya bukan cuma dihantui setan, bahkan seluruh penduduk desa itu pun mengincarnya untuk suatu rencana yang mengerikan. Adegan horor, sadis sampai bunuh-bunuhan bakal membuat ngeri penonton.

Film ini didukung aktor dan aktris seperti Tara Basro, Marrisa Anita, Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail,Teuku Rifnu Wikana, Arswendi Nasution, Aghniny Haque, Zidni Hakim, Kiki Narendra, Faradina Mufti, Mian Tiara dan pemain lainnya bakal tayang pada 17 Oktober 2019 di seluruh bioskop Indonesia. Penasaran endingnya? Tunggu saja tanggal tayangnya.(@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1