Scroll to Top

Meski Digempur Isu LGBT, Film Pretty BoysTembus 500 Ribu Penonton

By admin / Published on Tuesday, 01 Oct 2019 07:29 AM / No Comments / 87 views

Cadaazz.com – Sejak ditayangkan pada 19 September 2019, film Pretty Boys produksi Anami Films dan The Pretty Boys Pictures telah ditonton oleh lebih dari 500 ribu penikmat film Indonesia. Di luar ekspektasi seluruh cast dan kru yang terlibat, baik tim produksi hingga tim promo, bahwa Pretty Boys mendapat sambutan yang luar biasa, mulai dari rekan-rekan media hingga penikmat film pada umumnya. Ulasan-ulasan yang masuk pun sebagian besar bernada positif dengan memuji kemampuan akting Vincent Rompies dan Deddy Mahendra Desta, lelucon yang tidak henti-hentinya mengocok perut, kepiawaian Tompi dalam mengambil shot-shot indah meski merupakan sutradara debutan, serta cameo yang bertebaran. Namun, tentunya di antara ulasan positif tersebut, terdapat kritikan terkait isu LGBT yang tidak terlalu diketengahkan dalam film ini.

Tompi selaku sutradara mengaku kesuksesan ini bukan tanpa kendala. Diakuinya ada isu transgender yang dinilai kurang tepat.

“Kita tuh sebenernya pingin nunjukin bahwa ada sisi yang ada sekitar kita. Tinggal kita berdiri dimana untuk menanggapi apa yang ada disekitar kita. Akan menertawakan, atau bersikap lain?”papar Tompi disela konfrensi pers syukuran atas tembusnya 500 ribu penonton film Pretty Boys di Salah Satu Cafe Kawasan Kemang, Senin (30/10/19).

Sementara itu, Vincent Rompies cukup puas dengan review dari film Pretty Boys.

” Ada temen-temen yang bahkan sampai nangis dan terbawa suasana.”ungkap Vincent Rompies.

“Gue tuh pengen script itu “berbicara”, sehingga feelnya beneran dapet. Bahkan gue sendiri nangis melihat akting mereka. Kalo gue sendiri nggak nangis, gimana mau bikin penonton nangis? Kan gitu.”tutup Tompi.

Film Pretty Boys berkisah tentang perjalanan hidup dua orang anak desa, yakni, Rahmat (Deddy Mahendra Desta) dan Anugerah (Vincent Rompies) adalah dua sahabat yang sejak kecil bercita-cita ingin terkenal. Namun, Anugerah selalu mendapat tentangan dari Ayahnya, Pak Jono (Roy Marten), bahwa dunia entertainment dekat dengan hal-hal yang buruk. Karena kesal, Anugerah pun kabur dari daerahnya dan mengadu nasib ke Jakarta bersama Rahmat. Namun, nasib berkata lain. Karier mereka hanya mentok menjadi pelayan dan koki restoran.

Untunglah, ada Asty (Danilla Riyadi) yang selalu menjadi penyejuk bagi keseharian Anugerah. Hingga suatu hari, Anugerah dan Rahmat yang sedang menjadi penonton bayaran di sebuah acara bincang-bincang “Kembang Gula” bertemu Roni (Onadio Leonardo), koordinator penonton super rempong, dan Mas Bayu (Imam Darto). Apakah pertemuan ini akan menjadi pembuka jalan bagi impian Rahmat dan Anugerah?

Film ini perankan oleh Vincent Rompies, Deddy Mahendra Desta, Onadio Leonardo, Danilla Riyadi, Imam Darto, Roy Marten, Joe P-Project, Ferry Maryadi, Tora Sudiro, Iyang Darmawan, Rowiena Umboh, Natasha Rizky, Najwa Shihab, Aurelie Moeremans, Hesti Purwadinata, Enzy Storia, Dwi Sasono, Glenn Fredly, Augie Fantinus, David Saragih, Rasyid Albuqhari, Raidan Zaiba. Congrats Pretty Boys.(@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1