Scroll to Top

Lebarkan Sayap Jadi Importir Film Luar, RA Pictures Awali dengan Rilis Film Horor Turki “Siccin 6”

By admin / Published on Friday, 27 Sep 2019 07:50 AM / No Comments / 144 views

Cadaazz.com – Setelah banyak memproduksi film Indonesia, RA Pictures mencoba melebarkan sayap menjadi importir film produksi luar negeri sebagai peluang yang akan di bisnis barunya. Sebagai pemain baru dalam memproduksi film Indonesia, tampaknya tak menyurutkan nyali rumah produksi RA Pictures untuk menjadi sebuah perusahaan yang mengimpor film – film produksi luar negeri.

Menurut Raffi Ahmad, RA Pictures belajar mengimpor film yang kali ini mengimpor film horor dari Turki, meskipun Raffi menyadari dan tahu bahwa film Indonesia sendiri sedang bangkit-bangkitnya di tanah air dengan banyaknya produksi yang tayang di bioskop tanah air.

“Disini RA sedang melihat peluang baru, karena di Indonesia itu film India punya penggemar atau market sendiri, film Mandarin juga punya penggemar dan market tersendiri. Kita saat ini sedang mencoba walaupun boleh dikatakan ini minoritasnya, RA tetap mefokuskan memproduksi film Indonesia, tetapi sekarang sedang belajar mengimpor dan mengekspor film. Dan RA Pictures sendiri baru berjalan 1 tahun ibaratnya sedang mencari jati diri dengan belajar.”ungkap Raffi Ahmad di sela konfrensi pers perilisan film “SICCIN 6” di CGV Grand Indonesia, Rabu (25/9/19).

Bagi Frasen Susanto Producer RA Pictures, membawa film horor Turki ini ke Indonesia bukan hanya berbicara dalam konteks materinya saja, tetapi ini bisa menjadi pembelajaran bagi industri film Indonesia.

“RA Pictures sendiri juga masih baru, jadi melihat film SICCIN 6 ini saya bisa mengevaluasi dari segi pengambilan gambar, pencahayaan, skenario, storing musiknya, semuanya baik, apalagi jump scarenya luar biasa.”ujar Frasen

“Jadi tidak ada salahnya film dari Turki ini kita bawa masuk ke Indonesia. Kita pelajari bersama-sama, kita kupas bersama-sama, dan bagaimana film-film luar ini bisa menghasilkan jutaan dollar, dimana menarik negara-negara lainnya untuk mengimpor film ini.

Dalam mendapatkan film Turki ini juga tidak mudah, diakui Frasen team RA Pictures banyak juga pengorbanannya, dimana kita juga harus bersaing dengan yang lainnya dan RA Pictures akhirnya bisa menghadirkan film ini di Indonesia.

Dalam film perdana yang di distribusi oleh RA Pictures berkisah Yagar, yang memiliki masalah dengan ibu tirinya karena warisan ayahnya. Kemudian ia mulai mengalami kejadian yang luar biasa dan aneh dirumahnya. Dalam prosesnya, anak perempuan Yasar, Efsun yang menghadapi masa lalu yang kelam akan mengungkapkan kebenaran yang sangat menyakitkan bagi keluarga. Sementara itu Orhan mempertanyakan apakah kemampuan yang diberikan kepadanya adalah mujikzat atau kutukan. Guru Organ memberitahukan bahwa pertemuannya dengan Ephsun di pemakaman bukanlah ketidak sengajaan.

Film yang disutradarai sekaligus di produseri oleh Alper Mestci akan mulai tayang di bioskop tanah air 9 Oktober 2019.(@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1