Scroll to Top

Film “Kapal Goyang Kapten” Suguhkan Kekocak dan Keindahan Alam Ambon dan Kepulauan Tual, Maluku Tenggara

By admin / Published on Wednesday, 28 Aug 2019 08:26 AM / No Comments / 479 views

Cadaazz.com – Gempuran film horor tampaknya tak menyurutkan rumah produksi Mega Pilar Pictures melawan arus dalam memproduksi film Drama Komedi. Film besutan sutradara sekaligus produser “Kapal Goyang KaptenRaymond Handaya bareng Roni Parini ini memberikan nuansa segar dalam perfilman Indonesia selain kekocakan dan kelucuan yang di suguhkan, film yang  skenarionya di tulis oleh Muhadkly Acho dan Awwe ini menyuguhkan ke indahan alam Ambon dan Kepulauan Tual, Maluku Tenggara.

Roni Parini salah satu produser film ini mengungkapkan film dengan  proses syuting 18 hari ini memilik tema yang unik yaitu mengangkat tema tentang pembajakan kapal, yang notabene nya film yang bercerita tentang pembajakan indentik dengan drama dan aksi, tapi kali ini coba dibungkus dengan ramuan drama dan komedi.

“Film ini meski bicara tentang pembajakan tapi kita kemas dengan ramuan drama komedi. Satu hal lagi film ini juga memotret hal yang sering terjadi di masyarakat bahwa biasanya anak yang terlahir dari keluarga kaya atau mapan. rata-rata terbiasa hidup enak dan nyaman dari lahir sehingga cenderung tidak mandiri dan tidak bisa bekerja,”ungkap Roni Parini disela konfrensi pers dan media screening film “Kapal Goyang Kapten” di XXI Epicentrum Jakarta, Senin (26/8/19).

“Permasalahannya bisa dari orang tua yang terlalu memanjakan anaknya dan takut untuk memberikan kepercayaan atau dari sisi anak yang memang sudah terbiasa hidup enak sehingga jadi manja.”tambah Reymond Handaya.

Dari awal cerita penonton disuguhkan celetukan – celetukan gaya para komika, hal ini wajar karena pemainnya juga di dukung oleh para komika – komika jebolan Stand Up Komedi bahkan penulis skenarionya adalah para komika – komika.

Kemudian suguhan sedikit drama yang membuat film ini lengkap sebagai film drama komedi meskipun tak terlalu dramatis.

Selain suguhan kekocakan dan kelucuan yang memancing gelak tawa penonton, film ini juga menyuguhkan ke indahan alam Indonesia timur khususnya Ambon dan kepulauan Tual Maluku Tenggara. Suguhan keindahan pantai, hamparan pasir putih, hijau membiru nya air, sunrise, sunset dan keindahan alam lain memanjakan mata di suguhkan dalam film “Kapal Goyang Kapten” ini.

Dari segi akting Yuki Kato dan Ge Pamungkas cukup terbilang berhasil dengan karakter masing – masing. Sama – sama berkarakter serius namun beradu akting bersama para komika membuat tantangan tersendiri bagi aktris Yuki Kato.

Diakui Yuki Kato, ia memiliki tantangan sendiri memerankan Tiara karakter perempuan yang serius dan yang suka Travelling sendiri dimana ia beradu akting dengan para pemain yang notabenenya banyak sebagai komika.

“Film ini cenderung kebanyakan komika, itu jadi tantangan sendiri saat syuting. Saya berperan serius  di drama komedi, tapi lawan main banyak komika ini  justru yang buat aku aktingnya diuji konsentrasinya. Apalagi salah satu adegan di situ bener-bener susah banget, jadi kayak tantangan tahan tawa gitu loh tapi di real live. Tapi karena syutingnya di Ambon, kepulauan Tual Maluku Tenggara, itu indah banget. Pengalaman yang menyenangkan banget sih,” tutur Yuki Kato.

Mathias Muchus yang berperan sebagai Pak Sentot seorang kapten kapal yang terdampar selama 10 tahun di pulau tanpa penghuni ini memberi warna lain di film ini. Akting aktor kawakan ini tidak perlu di ragukan lagi, sebagai aktor ia berhasil memdalami karakter pak sentosa karena ia sempat tinggal sendiri saat syuting di pulau tanpa penghuni

“Iya saya kebetulan satu waktu saat syuting di pulau yang memang tidak ada penghuninya ketika selesai syuting yang lain kembali ke hotel saya minta tinggal sendiri di pulau. Sekalian pendalaman karakter lah. Saya sudah terbiasa sih, tidur di pasir, nikmatin aja,”ujar Mathias Muchus.

Komika – komika yang terlibat seperti Babe Cabita, Muhadkly Acho, Arief Didu dan yang lainnya mewarni kekocakan di film ini dengan karakter mereka masing – masing dan karakter pemain lainnya cukup sesuai porsinya.

Film ini bercerita tentang 3 orang pembajak amatir yang mencoba untuk membajak kapal wisata yang sedang berlayar di Laut Maluku yang saat itu berisikan beberapa turis lokal dan seorang kapten kapal. Namun karena kebodohan para pembajak, mereka malah terjebak bersama dengan para penumpang dan kapten kapalnya dan pada akhirnya malah terdampar dan terjebak di sebuah pulau kosong.

Pembajakkan kapal ini di latarbelakangi oleh keadaan 3 tokohnya, Daniel yang ingin membuktikan kepada orang tuanya bahwa ia walaupun terlahir di keluarga kaya juga bisa mandiri dan bekerja, Cakka terpaksa mengambil langkah ini karena kondisi ibunya yang sakit dan butuh biaya, dan Bertus adalah seorang pengangguran dan butuh uang. Karena alasan-alasan ini, timbulah ide dari Bertus dan Cakka untuk membajak kapal. Daniel awalnya tidak tahu soal pembajakan ini, ia sempat menolak setelah tahu pekerjaan yang mau mereka lakukan tapi pada akhirnya ia pun ikut dalam pembajakan kapal tersebut.

Saat beraksi akibat kebodohan mereka sendiri, mereka justru kehilanga asil rampokan dan malah terjebak di sebuah pulau kosong bersama sang kapten kapal yang bernama kapten Gomgom beserta 9 orang peumpang.

Perlawanan dari kubu sandera yang dimotori oleh Tiara dan tekanan psikologis dari para penumpang lain seperti keluarga Burhan, Sepasang suami istri yang sedang bulan madu, Darto dan Salma dan 3 orang mahasiswa yang sedang travelling bersama, Noni, Cika dan Agung membuat situasi semakin rumit. Akankah mereka berhasil pulang ke tempat asalnya? Atau malah membusuk di pulau yang kosong dan tak bertuan?

Film yang di dukung oleh Ge Pamungkas, Yuki Kato Babe Cabita, Muhadkly Acho, Mamat Alkatiri, Mathias Muchus, Roy Marten, Arief Didu, Asri Welas, Romaria Simbolon, Yusril Fahriza, Naomi Papilaya, Ananta Rispo, Andi Annisa, Ryma Gembala akan mulai tayang pada 5 September 2019 di seluruh bioskop kesayangan. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1