Scroll to Top

Film “Wedding Agreement” Kisahkan Pernikahan Yang di Jodohkan.

By admin / Published on Friday, 26 Jul 2019 13:39 PM / No Comments / 563 views

Cadaazz.com – Setelah sukses dengan film “Dua Garis Biru” yang sudah mencapai sekitar 2 juta penonton lebih, Starvision kembali memperkenalkan film teranyar berjudul “Wedding Agreement“.

Film Wedding Agreement yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama mencoba mengangkat tentang pernikahan yang dijodohkan. Banyak konflik dan pesan berumah tangga yang siap di suguhkan.

Menurut Chand Parwez Servia Produser, film terbarunya ini merupakan sebuah gebrakan Starvision menyambut Idul Adha 1440 H yang akan segera di rilis 8 Agustus 2019 mendatang.

“Ini gebrakan dari Starvision untuk menyambut hari Raya Idul Adha. Kita tidak ingin ritual tahunan ini kosong dari makna. Namun ada pelajaran yang bisa kita petik dari perayaan Idul Adha. Bukan hanya soal daging kurban, melainkan juga esensi makna hakikat yang terkandung di dalamnya,”ujar Chand Parwez Servia di sela konfrensi pers perilisan trailer dan klip konfilk adegan di film “Wedding Agreement” di Lounge XXI Epicentrum Jakarta Selatan, Kamis (25/7/19).

Gebrakan promosi Starvision untuk film Ini adalah dengan merilis 3 klip yang merupakan bangunan konflik dalam WEDDING Agreement di sosmed, meliputi Youtube StarvisionPlus, Instagram, FaceBook dan Twitter. Klip promo pertama akan keluar pada tanggal 25 Juli 2019 jam 17,00 WIB, 4 hari kemudian klip 2 dirilis 29 Juli 2019, dan klip 3 dirilis 2 Agustus 2019.

“Film ini penting untuk siapa saja yang akan, sedang dan sudah menjalani kehidupan dalam ikatan pernikahan. Wajib nonton pokoknya endingnya susah ditebak,” tambah Chand Parwez Servia.

Debut Film sutradara Archie Hekagery ini menyuguhkan konflik kIasik dengan penyanjian yang berbeda. Penonton akan dibawa emosi naik turun, dan mengalami apa yang dirasakan tokoh utamanya.

“Ketika saya bikin cerita ini, saya ingin buat kisah rumah tangga yang manis tapi ada naik turunnya seperti rollercoaster. Ada manis, ada sedih, senengnya. Dari situ saya selipkan nilai-nilai, seperti salat di masjid,” kata Mia Chuz

Film yang diangkat dari novel best seller karya Mia Chuz. Bercerita tentang Bian dan Tari yang menikah karena dijodohkan. Berbeda dengan Tari yang menerima pernikahan tanpa pacaran ini, Bian merasa terpaksa menjalaninya. Bian mengikuti keinginan orangtuanya untuk dijodohkan karena bakti kepada sang Mama. Padahal Bian sudah mempunyai kekasih hati bernama Sarah, yang ia cintai semenjak kuliah.

Tari yang awalnya optimis bahwa cinta bisa datang kemudian dalam ikatan yang halal menjadi pesimis. Bagaimana tidak, hari pertama-menikah Bian sudah menyodorkan surat perjanjian pernikahan. Isinya mengatakan, bahwa mereka akan menjalani pernikahan pura-pura selama satu tahun dan Bian akan menceraikan Tari sesudahnya. Alasan Bian sederhana, Bian mencintai Sarah dan berniat menikahi kekasihnya itu setelah berpisah dengan Tari.

Namun Tari pantang menyerah ia berusaha mengambil hati Bian dengan berbarbagi cara walau sering sakit hati karena Bun acap mengabaikannya demi Sarah.

Perlahan Tari mengajak Bian untuk hijrah, diawali dengan melakukan kewajiban sebagai laki – laki muslim, yaitu sholat di masjid. Selain Itu Tari juga membawa Bian ke kajian keislaman.

Apakah usaha Tari untuk membuat Bian mempertahankan pernikahannya berhasil?

Film ini didukung oleh Indah Permatasari (Tari), Refal Hady (Bian), Aghiny Haque (Sarah), Jeff Smith (Aldi), Ria Ricis (Ami), Bucek (Papa Bian), Unique Priscilla (Mama Bian), Mathias Muchus (Pakde), Ria Irawan (Bude), Firgie Brittany (Kinan), Yati Surachman (Bi Darmi) dan Teddy Snada (Ustad Ali) ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 8 Agustus 2019. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1