Scroll to Top

Aksi Kocak Doyok, Ali Oncom dan Otoy di Film “Mendadak Kaya”. Produksi MD Pictures.

By admin / Published on Saturday, 15 Jun 2019 11:52 AM / No Comments / 67 views

Cadaazz.com – MD Pictures, kembali hadir dengan film drama komedi terbarunya, kali ini aksi tiga sekawan Doyok, Ali dan Otoy (DOA) disajikan di film berjudul “Mendadak Kaya” besutan sutradara Anggy Umbara.

Film yang produseri Manoj Punjabi, menyajikan drama komedi khas perkotaan yang menggelitik, ada intrik dari tiga sekawan Doyok, Otoy dan Ali dengan sedikit bumbu action penuh taktik.

“Film ini akan membawa penonton bernostalgia ke dalam komedi situasi yang konyol, lucu nan menggelikan khas perkotaan,” kata Anggy Umbara disela konfrensi pers setelah media screening film “Mendadak Kaya” di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/19).

‘Kalau anda berharap menonton Film  biasa-biasa saja, mungkin sebaiknya tidak menonton film ini. FIlm ‘Mendadak Kaya’ penuh dengan kejutan, canda tawa yang beda dari biasanya ,”jelas Pandji Pragiwaksono.

“Film ‘Mendadak Kaya‘ akan mengajak pecinta film Indonesia untuk tertawa terpingkal – pingkal dengan cerita yang di luar dugaan,” tambah Dwi Sasono.

Fedi Nuril yang berperan sebagai Doyok mengatakan Film Mendadak Kaya’ tidak hanya segar secara cerita, tapi juga menyegarkan baginya sebagai aktor, namun ia juga mengaku takut terkena Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena karakter Doyok yang banyak mengeluarkan lelucon kritis dalam film “Mendadak Kaya”.

“Saya lebih takut karena karakternya Doyok mengkritik pemerintah. Saya takut kalau nanti jokes-nya salah tempat karena sekarang ada undang-undang ITE,” kata Fedi .

Dalam film tersebut, Doyok memang digambarkan sebagai seorang pemuda yang kritis. Dia selalu mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah layaknya aktivis namun dengan gaya yang “sok tahu”. Namun untuk di film ini Fedi juga melakukan beberapa diskusi dengan Anggy Umbara untuk menentukan jenis lelucon yang bisa digunakan, bahkan ada beberapa yang akhirnya tidak dimasukkan ke dalam film agar tidak menyinggung pihak tertentu.

“Jadi hati-hati banget dan deg-degan,” tambah Fedi.

Dari segi cerita, film ini diawali dengan kekocakan tiga sekawan yaitu Doyok, Ali dan Otoy yang memiliki kehidupan yang serba kekurangan, jangankan untuk membeli keperluan hidup mereka, untuk makan saja mereka berhutang.

Dari awal hingga pertengahan film penonton disuguhkan oleh kekocakan dengan dialong – dialong dan kelakuan ketiganya, tak hanya itu Satire – Satire pun tersuguhkan di film ini. Penonton diajak terus tertawa dengan kelakuan ketiganya dan karakter lainnya.

Karakter Doyok, Ali dan Otoy sesuai porsinya dan serasa pas diperankan oleh Fedi Nuril, Dwi Sasono dan Pandji Pragiwaksono, meski ada beberapa adegan terbaca apa yang akhirnya terjadi.

Pemeran pendukung lainnya seperti Nirina Zubir sebagai Eli Istri Otot juga membuat segar film ini, karakter Yuli juga jadi pemanis tersendiri di film ini, selain cantik, seksi dan bahenol jadi suguhan tersendiri. Dan beberapa karakter di film ini juga memberikan sesuatu yang berbeda.

Film yang diawali Ali Oncom (Dwi Sasono) dikejar oleh debt collector, namun pada saat yang sama Ia juga mendapat tekanan dari pacarnya, Yull (Jihane Almira), yang ingin segera dinikahi. Otoy (Pandji Pragiwaksono) diancam akan diceraikan ELI (Nirina Zubir) dan diusir dari rumah orang tua Eli karena tak pernah memberi nafkah. Permasalahan mereka berdua tak kalah rumit dengan Doyok (Fedi Nuril) yang harus mengganti rugi uang puluhan juta kepada Mang Ujang (Ence Bagus), karena secara tidak sengaja membakar warung kopi miliknya.

Situasi tersebut membuat Doyok, Otoy dan Ali Oncom harus menghasilkan uang banyak dalam waktu singkat. Mereka terpaksa melakukan aksi tipu-tipu, menyamar )adi pengemis dan pengamen waria hingga akhirnya terlibat transaksi misterius antar gangster. Tidak disangka, peristiwa itu justru membawa keuntungan bagi ketiganya karena berhasil membawa kabur uang miliaran Rupiah. Mimpi mereka menjadi orang kaya pun tercapai. Satu hal yang mereka tidak pahami, kekayaan tersebut Justru menghadirkan petaka di kemudian hari.

Film yang di bintangi oleh Fedi Nuril, Pandji Pragiwaksono, Dwi Sasono, Nirina Zubir, Opi Kumis, Jihane Almira dan Ence Bagus ini mulai tayang di bioskop pada 20 Juni 2019.(@enny_hdyn).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1