Scroll to Top

“Panah Asmara” Dan Damon Koeswoyo: Warisan Tentang Cinta Dalam Kedamaian.

By admin / Published on Tuesday, 11 Jun 2019 00:28 AM / No Comments / 79 views

Cadaazz.com – Siapa yang belum pernah terkena panah asmara sehingga jatuh cinta? Dalam lagu “Panah Asmara” diceritakan kalau cinta bukan hanya persoalan para remaja. Karena kakek nenek pun juga jatuh cinta. Lagu “Panah Asmara” diciptakan oleh Yok Koeswoyo, salah satu anggota band legendaris Koes Bersaudara maupun Koes Plus, band yang tercatat membesarkan permusikan Indonesia pada era ’70-an dan tetap digemari sampai sekarang. Kini, empat puluh satu tahun setelah lagu tersebut diciptakan (pada 1978), “Panah Asmara” dibawakan kembali oleh Damon Koeswoyo, anak ketiga dari Alm. Tonny Koeswoyo yang semasa aktifnya memimpin Koeswoyo bersaudara hingga sukses dalam bermusik.

“Panah Asmara” versi 2019 diaransemen ulang dengan gaya musik reggaetone yang membuat siapa saja yang mendengar ingin bergoyang, tanpa menghilangkan ciri lagu aslinya: dengan lirik bahasa Indonesia yang mudah dicerna dan dapat berhubungan dengan siapa saja yang pernah merasakan jatuh cinta, sehingga mudah untuk diingat dan dapat dinyanyikan ulang bersama-sama. Dalam project ini, Damon bekerjasama dengan Tori Sudarsono yang telah banyak membidani musisi dalam label rekaman Sirkus Records, dimana Tori juga penggemar berat band Koes Bersaudara/Koes Plus sehingga dia bersemangat sekali untuk berkolaborasi dengan Damon.

Menyebut nama keluarga Koeswoyo setelah nama Damon bukanlah maksud Damon untuk sekadar numpang nama. Karena Damon sendiri sudah mencatat perjalanan bermusik yang panjang. Sebelum lagunya yang berjudul “Sepi” dirilis pada 2018, di antara catatan-catatan bermusiknya, salah satunya adalah Damon tergabung dalam band Kidnap Katrina (salah satu band dari Gang Potlot) yang populer pada era ’90-an.

Maksud Damon membawakan kembali lagu “Panah Asmara” yang dahulu dirilis dalam album Pop Melayu Koes Plus tersebut adalah mengangkat kembali warisan sejarah permusikan Indonesia. Apalagi musik pop Indonesia mempunyai khasanah yang kaya untuk diperkenalkan kepada generasi penerus dengan style yang lebih kekinian.

Terlebih lagu “Panah Asmara” bercerita tentang cinta, sesuatu yang dapat menyatukan manusia dalam kedamaian. Hal tersebut juga yang hendak disampaikan Damon dengan merilis ulang “Panah Asmara” yang notabene adalah ciptaan pamannya. Bahwa cinta dan kedamaian yang mendasar bersumber dari keluarga. (SPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1