Scroll to Top

Kisah Anak Down Syndrome Ingin Jadi Ballerina Di Film “Down Swan” Tayang 23 Mei 2019.

By admin / Published on Tuesday, 21 May 2019 13:17 PM / No Comments / 111 views

Cadaazz.com – Dunia perfilman Indonesia kembali dihiasi dengan film karya sineas Indonesia, kali ini berjudul “Down Swan” yang di produksi oleh rumah produksi Adiksi Films.

Perjuangan Anak Kebetuhan Khusus di suguhkan di Film Down Swan. Dalam film kita bisa melihat sisi Hubungan Tak Lekang oleh waktu dari ibu dan anak yang memiliki kebutuhan khusus namun tetap memiliki impian menjadi seorang Ballerina.

Menurut Fuad Akbar sang sutradara bahwa film ini diangkat atau terinspirasi dari kehidupan masyarakat tentang keberadaan anak berkebutuhan khusus yang masih memiliki impian kuat. Hubungan keluarga yang harmonis dan saling mendukung.

“Sebenarya berangkat dari semua manusia pasti punya cita-cita, tidak terkecuali seorang anak berkebutuhan khusus. Jadi basic-nya, ini yang coba saya angkat, saya potret dari sisi hubungan tak lekang oleh waktu dari ibu dan anak,” ucap Fuad di sela konfrensi pers di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/5/19).

“Lega plus deg- deg-an karena ini film pertama. Sebenarnya film ini mungkin kalau dibilang khusus untuk penyandang Down Syndrome sebenernya nggak. Ini kita buat tak hanya untuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus namun umum, gimana semua orang melihat sisi dari yang berbeda film ini mengenai semua hal,”ujar Salwa Fauzia Produser Film “Down Swan”.

Bicara promo, film yang berdurasi 1 jam 24 menit tersebut pihak Adiksi Films akan melakukan semua cara promo yang ada.

“Promo kita lebih menyadar langsung banyak yang bilang film kita segmented ya udah langsung aja kita coba ikutin alur yang ada. Kita nyasar ke komunitas yang kita dekati, selain cara promo biasnya film, “tambah Salwa Fauzia

Ariyo Wahab yang di dapuk sebagai pemeran ayah di film ini mengakui bahwa memerankan sosok ayah yang memiliki anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah. Semuanya perlu pendalaman karakter yang luar biasa.

“Kalau aku kan sudah jadi sosok ayah, cuma masalah di script ini beda berat dan lebih berisi. Aku mencoba hidup di script itu sendiri,” ucap Ariyo.

Sedangkan Arina Dhisya yang berperan sebagai Nadia mengaku dengan keterlibatannya dalam film ini membuatnya memilik temen – teman baru yang lebih istimewa meski di akuinya mendapat kesulitan dalam berperan sebagai anak yang memiliki kebutuhan khusus Down Syndrome.

“Kesulitan ada pastinya aku harus jadi anak Down Syndrome belajar balet tapi gak kayak anak normal. Aku workshop sebulan, ketemu temen – temen Down Syndrome belajar dari mereka dan artis – artis lainnya. Rasanya aku seneng jadi kayak punya temen lagi, apalagi juga dulu aku belum pernah tahu down syndrome, pas terlibat dalam film ini aku jadi tahu banyak,”ucap Arina Dhisya

Down Swan bercerita tentang seorang anak bernama Nadia yang diperankan secara apik oleh Arina Dhisya. Nadia diceritakan menderita down syndrome. Dia sejak kecil digambarkan dekat dengan sang ayah Bisma (Ariyo Wahab), karena sang ibu Mitha (Putri Ayudya) belum sepenuhnya menerima kekurangannya.

Ketika tumbuh remaja, Nadia mulai menemukan bakatnya menari balet. Nadia sangat suka menari balet, meski kegemarannya itu tidak disetujui oleh sang ibu. Namun akhirnya, Mitha pun luluh dengan bakat dan keinginan kuat yang dimiliki oleh putrinya tersebut.

Cerita semakin seru dan menarik ketika Nadia mengikuti kelas menari balet dan menemukan beberapa masalah. Kehidupan rumah tangga Bisma dan Mitha pun sempat diuji dengan kekurangan yang dimiliki Nadia. Namun kasih sayang menepis segala ujian dalam kehidupan mereka. Seperti apa kisahnya. Saksikan mulai 23 Mei di bioskop kesayangan. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1