Scroll to Top

Diambil Dari Kisah Nyata, Film Hotel Mumbai Kisahkan Aksi Heroik Para Karyawan Hotel Taj Mahal Palace

By admin / Published on Sunday, 07 Apr 2019 09:58 AM / No Comments / 149 views

Cadaazz.com – Diambil dari kisah nyata sebuah kejadian di Hotel Taj Mahal Palace pada November 2008, film Hotel Mumbai mengangkat kisah menegangkan bagaimana para tamu Hotel Taj berupaya menyelamatkan diri dari serangan kelompok bersenjata yang memporak porandakan Mumbai. Peristiwa mencekam ini  menewaskan sedikitnya 170 orang.

Dari awal cerita kita disuguhkan suasana kota Mumbai India pada tahun 2008, tak lupa memberi kondisi India pada tahun tersebut dengan akitifitas para penduduknya dengan memunculkan tokoh Arjun yang tinggal disalah satu sudut kota Mumbai.

Hari yang berjalan seperti biasa dengan aktifitas yang padat dikota tersebut termasuk Arjun yang seperti biasa bekerja di Hotel Mumbai, keadaan berubah menjadi mencekam saat sekelompok pemuda datang ke Mumbai dengan misi menghabisi siapa saja yang dianggap musuh kelompok mereka.

Kelompok teroris ini diketahui menganut agama tertentu yang disinyalir radikal, sekelompok pemuda tersebut juga di janjikan uang yang banyak oleh pimpinannya yang terlihat dari scene yang di suguhkan dalam film ini ketika salah satu pemuda tersebut menelpon keluarganya.

Karena aksi mereka yang sadis, banyak korban jatuh  termasuk para tamu di Hotel Taj Mahal Palace yang dihabis oleh kelompok teroris tersebut.

Dengan alur cerita tak terburu – buru yang tampaknya ingin memperkenalkan karakter utama Arjun yang merupakan salah satu pelayan di hotel tersebut yang bukan orang berada.

Tokoh Arjun yang diperankan Patel merupakan salah satu karakter utama dalam film Hotel Mumbai. Sebagai seorang pelayan hotel yang berani dan cekatan dalam mengambil keputusan, Arjun berusaha menjaga tamunya selamat dengan memimpin mereka bersembunyi di tempat yang aman. Upaya penyelamatan juga dilakukan Chef Hemant Oberoi menemukan tempat teraman bagi para tamu untuk menyelamatkan diri sementara menanti bantuan dari aparat keamanan.

Suguhan scane pembantaian tamu hotel oleh kelompok ekstrimis salah satu cerita yang tampaknya menjadi ‘jualan utama’ dalam film ini. Di sepanjang film ini memperlihatkan para karyawan dan tamu terjebak di dalam hotel bersama teroris selama beberapa hari. Sedangkan pasukan keamanan tampak hanya bisa berjaga dari luar hotel.

Dalam film ini membutuhkan waktu sekitar 10 jam bagi pasukan elit India (NSG) untuk tiba ke lokasi serangan di Mumbai yang lokasi keberadaan pasukan ada wilayah Delhi yang berjarak ratusan kilometer dari Mumbai. Sementara, aparat keamanan di Mumbai tidak dipersiapkan dan tidak punya persiapan untuk mengatasi serangan seperti itu. Lambatnya penanganan ini membuat korban terus berjatuhan. Sehingga mau tidak mau  para karyawan dan tamu terpaksa berjuang sendirian di dalam hotel sebelum akhirnya pasukan anti-teroris bisa melumpuhkan teroris.

Disisi cerita tampaknya dalam film ini juga memberikan kisah haru  lewat kisah pasangan suami-istri; Zahra (Nazanin Boniadi) dan David (Armie Hammer) yang merupakan tamu hotel. Ketika serangan kelompok ekstrimis tersebut berlangsung, pasangan itu terpisah dari anak mereka. Adrinaline penonton diajak memuncak saat menyaksikan scane bagaimana perjuangan keduanya dalam menemukan anak mereka sukses membawa penonton masuk dalam scene tersebut.

Secara keseluruhan film ini bagus, apalagi diambil dari kisah nyata yang mencekam pada tahun 2008 di India. Karakter pemain memilik porsinya masing-masing, namun ada satu tokoh yang merupakan tamu hotel tersebut yang merupakan mantan pasukan khusus Rusia, yang ternyata di ceritakan tak bisa berbuat apa – apa saat terjadi pembantaian justru yang agresif adalah para staf hotel yaitu Arjun dan Chef Hemant Oberoi.Adegan demi adegan di film ini membawa penonton meningkat adrinaline nya, mulai dari mencekam, ngerih hingga bernafas lega.

Yang sedikit dikhawatirkan dalam film ini adalah ada unsur penggunaan atribut keagamaan tertentu dalam film ini yang bisa jadi sorotan khususnya di Indonesia yang sangat sensitif membawa – bawa unsur agama didalamnya. Soal pasukan elit yang perlu waktu 10 jam tiba di lokasi kejadian nampaknya seperti kebiasaan polisi India yang lambat menangani kasus, padahal saat mereka tiba mereka menggunakan helikopter secara logika apakah tak ada aparat yang bisa datang lebih cepat meski ratusan kilometer keberadaan markasnya dengan menggunakan helikopter? Entahlah.

Film garapan Anthony Maras dibintangi oleh Dev Patel, Armie Hammer, Nazanin Boniadi, Jason Isaacs, dan Anupam Kher ini Segera Hadir Di Bioskop tanah air. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1