Scroll to Top

Film Bumi Itu Bulat Ajak Menjaga Bertoleransi, Ini Kata Christine Hakim dan Ari Kriting.

By admin / Published on Thursday, 04 Apr 2019 18:14 PM / No Comments / 1387 views

 

Cadaazz.com – Film Bumi Itu Bulat garapan rumah produksi Inspiration Pictures yang bekerja sama dengan GP Ansor bakal tayang di bioskop pada 11 April 2019 mendatang. Menurut Ron Widodo film Bumi Itu Bulat mencoba menangkap atmosfer perbedaan di masyarakat yang semakin mencolok belakangan ini. Tak jarang, gesekan antarsuku dan agama terjadi karena kurangnya toleransi.

“Perkara toleransi menjadi aspek penting dalam film. Kami ingin menawarkan gambaran yang terjadi, sehingga setelah menonton film, kita tergerak untuk melakukan sesuatu atau diam saja menyikapinya,” kata Ron dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (2/4/19).

Film debutan sutradara Ron Widodo berkisah Film Bumi Itu Bulat merupakan drama remaja yang mengisahkan tentang perjuangan group acapela dalam meraih sukses. Dalam perjalannya tersebut ada konflik yang berhubungan dengan kisruh toleransi agama di Indonesia. Satu di antaranya adalah konflik antara beberapa kelompok dengan kelompok pengamanan Banser.

Film tersebut ingin menunjukan toleransi yang harus terjalin antar sesama umat beragama di Indonesia dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya. Christine Hakim menjadi pencetus ide atau inisiator dalam film Bumi Itu Bulat. Ia berharap pesan yang hendak disampaikan melalui film tersebut bisa sampai ke penonton.

“Saya harap pesan di film Film ini tujuannya baik, menjaga toleransi itu, bukan mengadu domba, kita harus jaga itu,” kata Christine Hakim

“Ini kan amanah untuk menjaga negeri kita, oleh karenanya untuk sudara-saudara kita, jangan mau diprovokasi. Oleh pihak-pihak yang akan memecah belah kita,” terang Christine Hakim.

Arie Kriting yang juga termasuk inisiator pembuatan film tersebut sekaligus salah satu pemain Bumi itu Bulat mengatakan, arti judul film terbarunya itu adalah orang-orang di Bumi yang memiliki pola pikir ilmiah sehingga seharusnya tidak berprasangka buruk.

“Masyarakat di Bumi ini harus memiliki pola pikir masuk akal. Garis besar pesan film ini adalah sikap toleransi. Indonesia berbeda tetapi tetap satu, tidak boleh terpecah-belah. Meski berbeda, Indonesia harus tetap satu,” ujar Arie Kriting.

“Lewat film ini kami ingin mengingatkan kembali Bhineka Tunggal Ika, dan menghargai perbedaan di Indonesia,” kata Robert Rony.

Film garapan Inspiration Picture bekerja sama dengan Ideosource Entertaiment, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Astro Shaw dibintangi oleh Christine Hakim, Arie Kriting, Rayn Wijaya, Qausar Harta, Kenny Austin, Aldy Rialdy, Febby Rastanty, Rania Putrisari, Matias Muchus, Ria Irawan, Ryma Gembala, Tissa Biani, Alfie Alfandy dan lainnya ini akan mulai tayang perdana pada 11 April 2019. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1