Scroll to Top

Konsentrasi Ekstra Duet Ryo Domara Dan Harry Budiman Dalam Proses Rekaman Full Album Terbaru Ryo Domara

By admin / Published on Friday, 29 Mar 2019 22:36 PM / No Comments / 178 views
Harry Budiman Dan Ryo Domara

Cadaazz.com – ‘Ryo Domara’, penyanyi yang pernah dikenal melalui keterlibatannya di album Rockestra milik musisi senior Erwin Gutawa pada tahun 2008 silam kembali masuk studio rekaman untuk menyelesaikan album solo nya yang sudah tertunda sekian lama. Penyanyi kelahiran Semarang bernama lengkap ‘Ario Guruh Yoga Domara’ ini menggandeng produser musik berpengalaman, Harry Budiman yang pernah menangani banyak musisi terkenal seperti Element, Denada, Tangga dan lain – lain.

Proses rekaman dan pembuatan lagu untuk materi full album solo Ryo Domara ini sudah sekitar 50% dikerjakan setiap hari oleh Ryo Domara dan Harry Budiman di HB Studio milik Harry. 9 Kerangka lagu sudah di selesaikan oleh keduanya dan siap di eksekusi oleh musisi – musisi tamu yang beberapa namanya sudah di kantongi oleh Harry dan Ryo. Harry dan Ryo memberikan banyak info berkaitan dengan materi album yang sudah mereka kerjakan dalam sebuah acara syukuran dan hearing bersama rekan – rekan media di bilangan Jagakarsa, Rabu 27/3.19 kemarin.

“Saya dan Ryo sudah menyelesaikan kerangka 9 lagu yang bakalan ada di full album Ryo Domara, bahkan kita juga sedang memikirkan kemungkinan ada penambahan satu lagu lagi walaupun belum pasti”, jelas Harry budiman

“Untuk warna musiknya kita sengaja melibatkan banyak genre di album ini, ada rock, pop, reggae bahkan sampai dangdut. Saya ingin album ini kaya akan warna musik dan luas pangsa pasarnya, jadi Ryo bisa manggung di acara – acara off air dengan genre apa saja”, jelas Harry lagi.

“Untuk musisi tamu atau session player, kita akan melibatkan banyak teman musisi berpengalaman juga seperti Agung Dewa di drum, Yoel Vai di gitar, Edmond di bass dan banyak musisi – musisi hebat lainnya yang akan segera di hubungi oleh kita” tambah Harry Budiman yang di amini juga oleh Ryo Domara.

Ryo Domara

Ryo Domara yang selain pernah merasakan kerjasama dengan Erwin Gutawa dan pernah bergabung dengan group band Jimmu plus pernah merilis mini album solo religi serta merilis single berjudul “Terbakar Mentari” bersama Eros SO7 yang single tersebut kemudian terpilih menjadi salah satu lagu di soundtrack film Garuda Di Dada Ku pada tahun 2009 ini mengaku sangat serius dan fokus dalam menjalani proses pembuatan lagu sampai dengan rekaman dari awal bersama Harry Budiman. Bahkan kabarnya Ryo harus menjalani pingitan sebelum memulai proses kreatif album ini.

“Ya, saya hampir selama 3 bulan sebelum mulai workshop dengan Harry harus menjauh dari segala hal yang berhubungan dengan musik. Selama beberapa bulan itu saya cuma nongkrong dirumah dan tidak mendengarkan musik – musik yang saya sukai seperti U2 dan lain – lain. Bahkan saya harus mengorbankan diri tidak ikut bernyanyi dengan group band spesialis tribute U2 yang saya terlibat sebagai salah satu personil didalamnya saat band ini ada gigs beberapa waktu lalu”. Keputusan ini dilakukan oleh harry Budiman dan Management Saya agar saya tidak terkontaminasi oleh musik – musik yang saya dengar selama ini”, terang Ryo kepada teman – teman media.

Ryo Domara juga menjelaskan alasan dan awal mula dia beserta management memilih Harry Budiman sebagai produser musik yang di percaya mengerjakan proyek ini.

“Awalnya ada sekitar 4 – 5 kandidat produser musik yang kita yakin punya kemampuan mengerjakan proyek full album saya ini, dan akhirnya pilihan jatuh ke Harry Budiman karena saya sudah kenal Harry lama dan saya sangat nyaman bekerjasama dengan beliau sejak dulu”, jelas Ryo Domara.

Pada acara syukuran dan Hearing materi album Ryo Domara tersebut, Ryo dan Harry mempersilahkan teman – teman media yang hadir untuk menyimak 9 lagu yang sudah di rekam sebagai demo atau guide tersebut. Harry Budiman dan Ryo Domara tampak sangat berhati – hati dalam mengerjakan rekaman album ini sehingga perlu meminta masukan pada teman – teman media yang hadir. Cara seperti ini sangat baik dan jarang dilakukan oleh musisi dan produser musik lain karena setiap masukan yang datang bisa di transplatasikan secara langsung di produksi rekaman album ini mengingat 9 lagu yang disajikan masih berupa draft dan masih bisa di revisi sana sini.

Syukuran Album Ryo Domara

Menyimak 9 lagu yang di perdengarkan kepada teman – teman media kemarin, nampak jelas bahwa visi Harry Budiman untuk memperluas pangsa pasar Ryo Domara sangat kuat tergambar. Lagu – lagu seperti : “Biar Jadi Rahasia” yang nge-blues, “Goyang Gak Umum” yang memasukan unusr dangdut, “Cari Lagi” yang kental dengan nuansa reggae dan sound akustik serta dua lagu rock yaitu “17 tahun” serta “Please Dong Baby” jelas – jelas berusaha menggaet penikmat musik di genrenya masing – masing. Sementara kekuatan ballad di lagu dengan beat slow seperti “Janjiku, kamu Yang Mau Tahu, Sandiwara” dan “Cukup Sampai Disini” siap menghajar pasar pop Indonesia jika diperlukan. Apapun targetnya, strategi Ryo, Harry dan tim management patutlah di beri apresiasi karena strategi yang matang akan berpengaruh besar apabila produk album ini dilepas ke industri musik Indonesia nantinya. Selamat Ryo Domara dan Harry Budiman !! @fransiscuseko19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1