Scroll to Top

Festival Film Kawal Harta Negara 2018 Sukses Di Gelar

By admin / Published on Sunday, 21 Oct 2018 11:39 AM / No Comments / 519 views

Cadaazz.com – Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) mengumumkan karya terbaik dalam Malam Penghargaan (Awarding Night) Festival Film Kawal Harta Negara 2018. Kegiatan yang berlangsung Digedung pusat perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) Jakarta senin 16 oktober 2018,merupakan acara puncak dalam rangkaian FFKHN 2018 yang telah berlangsung sejak april 2018. Acara dibuka oleh ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara dan acting Director of USAID Indonesia’s Office of Governance, Roghts and Resiliance, Mr. Anders Mantius, serta dihadiri oleh para anggota BPK, pejabat di lingkungan BPK dan USAID, dewan juri, pembuat film serta peserta festival dari kalangan pelajar dan mahasiswa/umum.

FFKHN 2018 merupakan program kerja sama tahun ke-2 antara BPK dan Badan Pembangunan internasional Amerika Serikat (USAID) melalui program CEGAH. Melalui Festival Film ini BPK mengajak publik untuk membuat karya film pendek fiksi, film dokumenter, serta video Citizen Journalism yang bertema kawal harta negara.

“BPK terus meminta dukungan partisipasi dari masyarakat. BPK berupaya terus memerus melakukan edukasi dan sosialisasi kepafa masyarakat tentang tugas dan wewenang BPK sehingga masyarakat jadi tahu dan peduli atas peran dan kerja BPK untuk mengawal harta negara, yang hasilnya juga dinikmati masyarakat. “terang ketua BPk dalam sambutannya.

Selain itu ketua BPK Mr. Anders Matius mengatakan dalam sambutannya “Upaya-upaya kooperatif itu sangat penting dalam peningkatan pengawasan publik dan transparansi dan mencwgah terjadinya korupsi di masa depan. Dalam konteks ini USAID bangga bekerja sama dengan BPK. Kami senang sekali ada disini pada hari inj bersama BPk untuk memberikan apresiasi kepada para pemenang film tahun ini atas sutradara kreatif yang membuat film-film tersebut.” jelasnya.

Rangkaian FFKHN diawali dengan peluncurannya pada 24 april lalu di Jakarta, Festival ini memiliki beberapa program diantaranya Roadshow festival ke 6 kota Banda Aceh, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Ambon dan Bandung, dalam setiap roadshow seluruhnya bertujuan untuk mendekatkan publik khususnya generasi muda dalam memahami harta negara dan turut serta berperan aktif mengawal harta negara. Acara juga diisi dengan workshop bagaimana proses pembuatan film pendek serta pembuatan video citizen journalism. Beberapa pembuat film dan praktisi televisi menjadi narasumber pada kegiata roadshow FFKHN diantaranya Ismail Basbeth, Danial Rifki, Naya Anindita, Thomas Herda, Dewi Laila Sari dan Jati Savitri.

Program FFKHN 2018 yang lain yaitu kompetisi ide cerita dan kompetisi film pendek. Hasil dari kompetisi Ide cerita, terpilih 2 ide terbaik untuk film pendek fiksi dan film pendek dokumenter dari ke-6 kota tersebut. Jumlah proposal yang diterima dalam program kompetisi ide cerita sebanyak 468 cerita. Setelah melalui seleksi terpilih 89 cerita untuk mengikuti proses Pitching Forum dan terpilihlah 11 cerita (7 fiksi dan 4 dokumenter) yang kemudian diproduksi melalui dukungan pendanaan produksi film.

Sedangkan dari komoetisi film pendek Pihak FFKHN menerima 208 karya film dan video dari berbagai wilayah di Indonesia antara lain Bandung, Purbalingga, Malang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar hingga Merauke. Dalam proses penjurian terpilih 34 film dan video citizen journalism yang menjadi nominasi. Seluruh kategori ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa dan umum. Pengiriman karya peserta berlangsung dari tanggal 20 april 2018 dan ditutup tpada 20 agustus 2018.

Pemenang merupakan hasil penilaian para juri yang terdiri atas tim BPk dan USAID bersama Slamet Rahardjo Djarot, sutradara Ismail Basbeth, Dewi Laila Sari (Communication expert of UN and co-founder NET-CJ), penulis dan kritikus film Totot Indarto, news Gathering Manager Kompas TV Alexander Wibisono serta jurnalis Kompas Edna Caroline.

“Hasil karya film-film ini memang banyak kekurangannya dari sisi sinematografi tapi mereka adalah anak-anak kita dan calon penerus, jadi harus diberi kesempatan dan harus diapresiasi jadi saya mewakili para peserta minta maaf kepada media ya atas kekurangan ini “ucap Slamet Rahardjo menjawab pertanyaan media yang menganggap kualitas filmnya sangat jelas berbeda kualitas antara satu film dengan film yang lainnya.

Daftar pemenang Festival Film Kawal Harta Negara 201

KATEGORI FILM FIKSI PELAJAR

judul film : Tulak Balak

Karya : Dhea Amelia – Re_Ndole Production SMKN 2 Pati,Jawa tengah

KATEGORI FILM DOKUMENTER PELAJAR

Judul film  : Kihung (jalan menikung)

Karya : Muhammad Erwin – MM Production SMKN 5 Bandar Lampung

KATEGORI CITIZEN JORNALISM PELAJAR

judul film : Pelatihan Untuk Desa

Karya : Adi Prayitno – SMKN I Karanggayam

KATEGORI CITIZEN JORNALISM UMUM/MAHASISWA

Judul film : Miris,Taman Kota di Sidrap Penuh Sampah

Karya : Roedy Hartono – Sidrap, Sulawesi Selatan

PITCHING FORUM KATEGORI FIKSI

Judul film : Sepeda Tua

Karya :  Nugroho prasetyo – Telkom University

PITCHING FORUM KATEGORI DOKUMENTER

Judul : Kereta Api Perintis

Karya : M.Fadel Pratama – UIN Ar-Raniry

PENGHARGAAN KHUSUS FILM DOKUMENTER PENDEK KATEGORI UMUM/MAHASISWA

Judul : Berburu Rente Kebondelan

Karya : Wildan Aji Saputra – Swadesi Institute

PENGHARGAAN KHUSUS FILM FIKSI PENDEK KATEGORI UMUM/MAHASISWA

Judul : Paga Nagari

Karya : Tri Hayatul Idha – Mayor films

@jackellectra2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1