Scroll to Top

Cerita Dan Latar Belakang Unik Para Penampil Di IIMF – PRI 2018 Dari Ustadz Jamming, Riani Sovana, Venessa Adverta Sampai Audio Jet

By admin / Published on Sunday, 12 Aug 2018 04:23 AM / No Comments / 357 views
Ustadz Jamming

Cadaazz.com – Serba – serbi kisah dan berbagai cerita unik banyak terjadi dan dapat disimak dari setiap band / musisi pengisi acara di ajang International Indie Music Festival (IIMF), Pekan Raya Indonesia yang akan digelar di ICE BSD, 27 Sept sampai 7 Okt depan. Semua itu tertuang dari para pengisi acara yang sebelumnya telah tampil di pre event IIMF – PRI 2018 yaitu Indie Season Road To IIMF – PRI 2018 yang digelar setiap hari mulai dari tanggal 2 juli lalu sampai menjelang bulan September depan.

Dalam interaksi para musisi dan teman-teman media di acara Indie Season Road To IIMF – PRI 2018 yang setiap harinya digelar di Melody Music Bar and Lounge, Grandkemang Hotel, Jakarta selatan tersebut tanpa disengaja mengungkapkan banyak kejadian yang unik diantaranya munculnya beberapa group band / musisi yang sebelumnya sudah pernah eksis di industri musik tanah air dan sempat lama vakum karena berbagai hal ataupun adanya beberapa musisi yang punya cerita – cerita menarik di balik penampilan mereka sebagai anak band.

Beberapa musisi senior yang sudah lebih fokus menekuni  agama akan hadir di panggung IIMF-PRI 2018 dan memainkan karya – karya lagu mereka didepan penonton IIMF-PRI, mereka adalah : Yuki (Pas Band), Deddy Lisan (Andra And The Backbone), Uchi Wibi, Eddy Kemput (Grass Rock), Ustadz Yuke Semeru, Adnil Faisal (ex Base Jam), Yaya Moektio (Cockpit) dan banyak lagi. Para musisi yang juga tergabung dalam sebuah komunitas pengajian Halaqah Kreatif ini akan tampil dengan nama “Ustadz Jamming”.

Riani Sovana

Selain keterlibatan para musisi senior di Ustadz jamming, IIMF-PRI 2018 juga akan menampilkan solois Riani Sovana dan group band rock Audio Jet. Riani Sovana sudah berkarir di industri musik Indonesia sejak tahun 2004. Riani adalah seorang penyanyi kelahiran Surabaya yang terampil memainkan alat musik piano dan gitar. Riani tercatat pernah menjadi penyanyi latar bagi beberapa musisi papan atas tanah air yaitu : Tere, Sujiwo Tedjo, Luky annash dan Ari Lasso. Saat ini Riani Sovana baru saja merilis album terbaru / kedua secara indie yang berjudul “Antagonis” setelah sebelumnya di awal karir pada tahun 2004 Riani meluncurkan album debut bertitel “Benang Merah” bersama Ceepee Production.

Audio Jet

Sementara itu group rock Audio Jet yang pernah merilis full album “Self Title” di tahun 2010 dan single “Semua Ada Seninya” di tahun 2011 bersama Arka Musik dan EMI Indonesia justru tampil semangat sambil memperkenalkan formasi baru dan single barunya di Indie Season Road To IIMF 2018 lalu. Audio Jet sempat di hubung-hubungkan dengan group Radja karena pada awal kemunculannya group yang terkenal dengan hits nya “Sakit Bukan main” ini memang di perkuat Seno (drum) dan Indra (bass) yang notabene keduanya memang personil Radja. Walaupun merekrut beberapa personil baru, namun Audio Jet / Jerome (vokal) dan Dendy (gitar) nampak tidak main – main dalam merekrut personil, selain menutup kekosongan di sektor drum dan bass dengan Christian Wibisono (ex Rocker Kasarunk) dan Dado pada bass, Audio Jet juga merekrut N-Kan (ex Anima) sebagai gitaris tambahan.

Venessa Adverta

Selain Ustad Jamming, Riani Sovana dan Audio Jet, masih adalagi Venessa Adverta seorang solois yang selain tampil solo juga masih suka tampil menjadi penyanyi latar dari musisi terkenal. Sempat mengawali perjalanan bermusiknya dengan berlatih olah vokal di Elfas Music Studio (EMS) sampai menjadi anggota dari ELfas Choir, Venessa lalu memperdalam ilmu bermusiknya di Universitas Pelita Harapan, Conservatory of Music, Profesional Contemporary (Vocal Major). Venessa sempat bergabung di beberapa group akustik wanita dan pernah juga menjadi tenaga pelatih dan pengarah vokal di JKT 48 serta menjadi dosen paruh waktu di Institut Music Indonesia SOCA dan Indra Aziz Vocal Studio (MSI, Pondok Indah). Saat ini Venessa Adverta masih tercatat sebagai penyanyi latar musisi Mondo Gascaro.

My Stereo Ill

Selain cerita tentang hadirnya musisi – musisi berpengalaman diatas ada juga cerita sedih namun membanggakan yang datang dari group rock n roll Grunge “My Stereo Ill” pemenang kompetisi lagu ciptaan bertema anti korupsi yang digelar oleh KPK pada 2016 silam. Group yang sang bassisnya ini telah di vonis menderita penyakit kanker ini begitu penuh semangat dan suka cita untuk terus menyemangati sang bassis dengan bermain musik dan ikut berkontribusi ke ajang IIMF – PRI 2018, ini adalah sebuah kondisi yang mengharukan sekaligus membanggakan. Seluruh musisi yang terlibat di IIMF – PRI 2018 nanti bakal memberi support dan doa bagi sang bassis “My Stereo Ill” ini.

AIPDPO
Dregenate

Selain kisah – kisah diatas masih banyak lagi cerita yang akan muncul dari perhelatan akbar pesta musisi indie terbesar di asia ini antara lain munculnya beberapa musisi yang juga berprofesi sebagai wartawan seperti yang pernah cadaazz.com ulas beberapa waktu lalu, lalu ada juga solois bergenre balada bernama AIPDPO yang selain berprofesi sebagai musisi juga merupakan seorang Illustator gambar. AIPDPO bahkan telah membuat desain gambar pada beberapa cover album musisi terkenal. Selain AIPDPO masih ada Dregenade, trio musisi yang selalu memakai topeng di atas panggung dan tampil dengan musik yang agak – agak industrial. Semua musisi keren diatas bisa kita saksikan langsung nanti di International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018 di ICE BSD. Ikuti terus info dan jadwal tampil mereka di cadaazz.com ya guys. @fransicusseko19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.