Scroll to Top

Miles Film dan Starvision Percayakan Ernest Prakasa Sutradarai Kisah Milly Dan Mamet dari AADC 2

By admin / Published on Friday, 23 Mar 2018 18:08 PM / No Comments / 1458 views

Cadaazz.com – Ada Apa Dengan Cinta? telah menjadi salah satu film Indonesia yang memberikan perubahan besar bagi wajah perfilman Indonesia.Tidak hanya kisah cintanya yang terasa dekat dengan remaja, para pemainnya pun mencuri perhatian masyarakat. Cukup lama sebenarnya waktu yang dibutuhkan untuk sekuel keduanya dirilis,14 tahun tepatnya tanggal 28 april 2016 berselang Ada Apa dengan Cinta 2? dirilis berhasil mendatangkan penonton hingga 3,6 juta penonton dan menempatkannya sebagai film terlaris kedua pada tahun itu, tahun 2016. Hal ini membuktikan bahwa para penonton film Indonesia masih mencintai Cinta, Rangga, Carmen, Maura, Milly dan Mamet.

Besarnya perhatian terhadap karakter-karakter Ada Apa dengan Cinta? ini membuat sang produser Mira Lesmana, tertarik untuk “memperpanjang” nafas dua karakternya, Mereka adalah Milly dan Mamet. Ada alasan khusus kenapa dua tokoh ini yang diangkat.

“Karakter Milly selalu mencuri perhatian dan dicintai banyak orang, saat di AADC 2 kami memutuskan menjadikan mereka suami-istri, banyak orang yang exited, penggemar AADC penasaran bagaimana sampai mereka ‘jadian’ dan seperti apa kehidupan mereka berdua diluar keberadaan geng Cinta? Akhirnya kami putuskan untuk membuat cerita tentang Milly dan Mamet.” terang Mira Lesmana

Tak tanggung-tanggung, untuk memproduksi film ini Mira Lesmana bekerjasama dengan Starvision dan Sutradara diserahkan kepada Ernest Prakasa. Kenapa pilih Ernest ? Mira Lesmana menjelaskan

“Selain saya nge-fans sama Ernest, saya yakin betul dengan bakat penyutradaraan Ernest, waktu ide untuk membuat kisah Milly dan Mamet muncul, film “Cek Toko Sebelah” belum tayang bioskop, seusai nonton Cek Toko Sebelah, saya dan Riri jadi semakin yakin Ernest akn jadi sutradara yang paling cocok untuk Milly dan Mamet. Lenapa nggak pake temen-teman yang lama, karna kita ingin sesuatu yang fresh dan ide-ide out the box gitu, jadi kita pikir ya Ernest yang tepat. “

 

Ernest yang diberi kepercayaan mengatakan “ini adalah berkah tapi juga beban ya, karna karakternya sudah sangat dikenal orang, biasanya kan kita membangun karakter dari nol, kalo ini udah ada dan sudah sangat akrab dihati penggemar dan untungnya chemistry Sissy dan Dennis udah memang klop dari dulu. tapi kita berdua (Meira Anastasia) sering komunikasi dan ngobrol sama mba Mira, misalnya kalo ada ide, kita share sama Mira, mba Miranya juga responnya oke, cerita atau skenario akan kita buat dengan situasi dan kondisi saat ini yang relevan misalnya kaya Milly yang jadi total mom yang harus dirumah 24 hours  dan stalking instagram teman-teman yang lagi party, holiday ya gitu-gitu”, terang Ernest

“Jadi kita masih mendevelop ceritanya, ini tantangannya. Nanti kita start shootingnya agustus dan tayang Desember 2018”, sambung Ernest.

Sementara Chand Parwez Servia yang bertindak sebagai produser mengatakan kerjasama ini adalah sejarah perfilman Indonesia

“Kerjasama sama Miles film adalah sejarah baru dan nama Mira adalah jaminan mutu, karna sudah dibuktikan dulu, dimana filmnya mampu mengubah wajah perfilman Indonesia yang dulu sempat lesu, meski dulu sempat ada petualangan Sherina tapi AADC mampu mendatangkan jutaan penonton.” Jelas Chand Parwez

Dennis Adhiswara yang jadi pemeran utama cukup antusias juga

“Seneng banget, apalagi pas AADC 1 dan 2 gw kebagian nyupir mulu hahahaha, cuma permintaan gw besok kl bisa besok jangan ada adegan gendong bayi ya nest, takut gw sumpah, apalagi bukan anak gw, takut kenapa-kenapa hehe, pake CGI aja yah hehehe..”, Canda Dennis ke ernest

Sementara itu reaksi Sissy Prescillia cukupkeheranan ketika di beritahu dia bakal berperan di film ini

“Waktu gw dikasih tau, gw cuma bilang ‘OH MY GOD.. OH MY GOD!!!”, cerita Sissy

Secara garis besar kisah Milly dan Mamet yang disibukkan dengan mengurus bayi mereka. Mamet yang punya passion memasak dan sempat bekerja sebagai chef kini bekerja dipabrik milik papa Milly. Sebuah pilihan yang agak terpaksa, karena kini ia menjadi tumpuan keluarga kecil mereka setelah Milly resign dari profesinya sebagai bankir untuk fokus membesarkan anak. Sampai suatu hari, Mamet berjumpa Alexandra, teman dekatnya waktu kuliah dulu. Dengan antusias Alexandra bercerita bahwa ia sudah mendapatkan investor untuk membiayai ide restoran yang dulu mereka khyalkan bersama.dengan hubungan Mamet dan papa Milly yang memburuk, apakah Mamet akan menerima tawaran ini dan mengejar mimpinya? Dan bagaimana Milly beradaptasi dengan hidup barunya sebagai full-time mom?  Nantikan MILLY & MAMET akhir tahun 2018!!! (SPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1