Scroll to Top

Pendatang Baru Anggia Chan Gandeng Anak Musisi Legendaris sebagai Teman Duetnya

By admin / Published on Monday, 04 Dec 2017 21:49 PM / No Comments / 364 views

Cadaazz.com – Kamu tahu apartemen Gandaria City? Anak artis ini ikut memasang lift sebagai kuli bangunannya. Hidup susah setelah ayah meninggal, terputus hubungan dengan seluruh kolega ayah, namun tekad bermusiknya tak pernah padam. Hingga datang pertolongan dari seorang model dan pemain sinteron cantik yang sudi menjadi teman duet pemuda miskin ini.

Ayahnya adalah legenda musik Indonesia terkenal bernama Deddy Dores. Penyanyi, produser dan pencipta lagu-lagu ngetop almarhumah Nike Ardilla.  Adalah sosok Calvin Dores putra beliau dari istri bernama Dagmar, yang juga penyanyi Twin Sisters era 80an berdarah Jerman dan Rusia. Calvin anak manja kesayangan Dedi Dores, mendapatkan apapun yang diinginkannya. Merasakan menjadi anak dari orang tua kaya raya cukup membuatnya hidup bahagia dan mengakui sering mengangkat dagu alias sombong.

Namun sayang, hidup Calvin tak selamanya senang. Setelah kematian ayahnya, hidup Calvin berbeda 180 derajat. Kehidupan ekonominya morat-marit, tak ada lagi sokongan dana dari ayah tercinta. Kehidupan mewahnya selama ini kandas tak berbekas, bahkan membuatnya harus menumpang hidup di rumah sahabat masa kecilnya. Tak ada uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk makan pun harus dicarinya hari demi hari. Satu-satunya yang dia bisa adalah bermusik dan pernah membuat band bernama The Time yang merilis lagu di 2016. Namun karena satu dan lain hal, hubungan dengan seluruh kolega ayahnya di dunia musik terputus. Tak satupun yang tampak sudi menolong Calvin meneruskan cita-citanya yang juga menjadi cita-cita ayahnya menjadi musisi hebat.

Hidup harus berjalan dan Calvin Dores yang merasa tak pernah punya skill apapun selain bermusik, memutuskan mencari nafkah dengan menjadi kuli bangunan dan kemudian menjadi ojek online. Menjadi tukang cuci motor di usaha milik sahabatnya dan bertahan hidup dengan ikut memasang lift apartemen Gandaria City salah satunya.

Bertahan hidup adalah salah satu bab kehidupan Calvin Dores, anak artis kelahiran 28 Juni 1989 yang pernah hidup mewah di bawah nama besar ayahnya. Di bab lainnya, Calvin kini tengah menekuni kembali mimpinya menjadi musisi seperti sang ayah. Bersama seorang model dan pemain sinetron cantik bernama Anggia Chan, Calvin seperti mendapatkan jalan. Anggia mengajaknya berduet setelah manajernya secara tak sengaja bertemu Calvin pada sebuah audisi. Lalu sang manajer membawanya bertemu Ci Sunny Lee dari Le Moesiek Revole yang ternyata adalah kawan dekat Dedi Dores almarhum. Drama pertemuan tak terduga yang sudah diatur Yang Maha Kuasa.

Calvin dan Anggi menyanyikan lagu ciptaan Calvin berjudul “Jalan di Tempat”. Lagu tentang hubungan kekasih yang tak pernah ada kemajuan. Anggi yang mengatur semua keperluan untuk rekaman mereka. Karena kebetulan kondisi Calvin yang belum membaik dari segi finansial dan Anggi yang sedang diberkahi kelebihan, mereka pun berusaha maju dengan pertolongan dana dari Anggia.

Keberuntungan lain Calvin saat ini adalah diliriknya dia memerankan tokoh Dedi Dores dalam film “Nike Ardila”. Film ini sedang direncanakan tayang 2018. Desember ini akan dilakukan proses syuting video klip “Jalan di Tempat” dan Calvin akan melakukan ziarah ke makam ayahanda Sumedang, Jawa Barat.

Anggia Chan adalah seorang pengacara muda dan penyanyi pendatang baru kelahiran Palembang, 5 Mei 1992. Finalis Gadis Sampul 2009 dengan tinggi badan 175 cm ini pernah menjadi model majalah Noor, juara 2 catwalk model sekota Depok, dan juara 2 menyanyi  Tangerang.

Anggia tertarik duet bersama Calvin karena merasa cocok dengan suara Calvin yang berkarakter. Kualitas vokal Calvin cukup baik dan tidak jauh beda dengan karakter vokal mendiang sang Ayah, Dedi Dores. Sementara Anggia mempunyai ciri khas suara dengan lengkingan tinggi yang apik.

Lagu mereka “Jalan di Tempat” adalah ciptaan Ade “Govinda” dan diproduseri oleh Sunny Lee dari label Le Moesiek Revole yang juga menaungi Maia Estianti. Lagu ini menceritakan hubungan pasangan kekasih yang jalan di tempat, going nowhere, tidak ada kemajuan dan makin tak menarik. Dengan corak musik pop alternative, lirik cintanya terbilang universal dan mampu menyentuh permasalahan cinta anak muda yang pastinya punya permasalah yang sama. (SPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1