Scroll to Top

Film “The Seen and Unseen” dan “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak‟ Juara Bersama di TOKYO FILMEX 2017

By admin / Published on Friday, 01 Dec 2017 00:56 AM / No Comments / 1295 views

 

Photo By Tokyo Filmex 2017 Official Twitter

Cadaazz.com –  Lagi, 2 karya anak bangsa mencetak hasil yang sangat membanggakan Indonesia di kancah perfilm-an internasional. Film “The Seen and Unseen‟ karya Kamila Andini dan film “Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak‟ karya Mouly Surya baru saja memenangkan penghargaan sebagai film terbaik di TOKYO FILMEX 2017. Menurut penyelenggara dan juri, memenangkan dua film sekaligus adalah sebuah fenomena. Setelah sekian lama tidak memutar film Indonesia, tahun ini ada dua film yang sangat istimewa dan berharga sehingga keduanya harus diapresiasi dengan sama.

Hal ini tentu prestasi yang membanggakan bagi perfilman Indonesia. Kedua sutradara perempuan yang sudah berkeliling festival film internasional ini mampu membuktikan kualitas sinema Indonesia dengan kisah orisinil yang sarat kebudayaan dan nilai – nilai lokal.

“Menonton “The Seen and Unseen‟ dan “Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak‟ buat saya adalah perayaan terhadap keragaman sinema Indonesia. Dua film yang berbeda sekali bentuk dan cara bertuturnya, tapi mempunyai kekuatan yang sama pada saat atau setelah menontonnya. Saat kedua film ini dipilih untuk menjadi juara bersama di ajang festival film internasional seperti Tokyo Filmex, tentu saja buat saya ini adalah kemenangan untuk keragaman film Indonesia,” ungkap Ifa Isfansyah selaku Produser “The Seen and Unseen‟.

“The Seen and Unseen‟ sebelumnya juga baru saja dinobatkan sebagai Film Remaja Terbaik di Asia Pacific Screen Awards 2017. Film ini mengisahkan Tantri (Thaly Kasih) dan Tantra (Gus Sena), kembar “buncing‟ (perempuan dan laki-laki), dalam menghadapi kehilangan melalui imajinasi anak – anak yang ditampilkan dengan tari dan juga nyanyian. Bulan Desember 2017 mendatang, “The Seen and Unseen‟ sudah bisa ditonton pertama kali di Indonesia dalam Jogja Asian Film Festival. Lalu akan tayang di bioskop – bioskop pada awal tahun 2018.

Photo By Tokyo Filmex 2017 Official Twitter

Sementara itu film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak‟ yang sedang tayang di bioskop – bioskop tanah air mengisahkan tentang seorang janda bernama Marlina (Marsha Timothy) yang rumahnya didatangi sekawanan tujuh perampok. Mereka mengancam nyawa, harta dan juga kehormatan Marlina dihadapan suaminya yang sudah berbentuk mumi, duduk di pojok ruangan. Keesokan harinya dalam sebuah perjalanan demi mencari keadilan dan penebusan, Marlina membawa kepala dari bos perampok, Markus (Egi Fedly), yang ia penggal tadi malam. Marlina kemudian bertemu Novi (Dea Panendra) yang menunggu kelahiran bayinya dan Franz (Yoga Pratama) yang menginginkan kepala Markus kembali. Markus yang tak berkepala juga berjalan menguntit Marlina.

Photo By Tokyo Filmex 2017 Official Twitter

“Terimakasih atas apresiasi dari Tokyo Filmex. Kami sebelumnya sudah mendapat dukungan pembiayaan dari mereka sejak penulisan skenario. Penghargaan ini untuk sinema Indonesia,” kata Produser “Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak‟, Rama Adi. @fransiscus_eko + SPR

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1