Scroll to Top

“Wage”, Film Yang Meluruskan Sejarah Wage Rudolf Soepratman Akan Segera Tayang

By admin / Published on Sunday, 29 Oct 2017 00:17 AM / No Comments / 65 views

Cadaazz.com – Film Drama Epic terbaru akan menghiasi dunia perfilman Indonesia. Film yang menceritakan tentang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman ini diberi judul “Wage“. Film biopic salah satu pahlawan Indonesia mengeksplorasi kisah perjalanan kepahlawanan Wage Supratman dalam menelurkan lagu-lagu seperti lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan lagu lainnya untuk terus mengenang jasa beliau sebagai pahlawan dan dapat meneladani aksi-aksi kepahlawanan Wage Supratman dalam akvititas kekinian sebagai generasi milenial.

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, film garapan sutradara John De Rantau tersebut diputar perdana di bioskop Djakarta Therater, beberapa tokoh masyarakat hadir dalam penayangan perdana Wage, di antaranya sejarawan Asvi Warman Adam, Sukmawati Sukarno Putri dan Salim Said.

“Supratman menjadi simbol identitas bangsa semenjak mula pertama mengumandangkan lagu Indonesia Raya bersamaan dengan ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928,” kata John De Rantau, saat press confrence film Wage di Djakarta Theater (28/10).

Menurut John De Rantau sejarah yang memaparkan sosok Wage Rudolf Soepratman masih simpang siur, misalnya tempat kelahirannya, tanggal kelahirannya, kehidupan pribadinya dan keluarganya. “Film ini di buat salah satu tujuannya untuk meluruskan sejarah. Sejarah seorang Wage Rudlof Soepratman, ” ujarnya

“Film ini sangat positif karena ingin menunjukkan bahwa perjuangan tidak harus dilakukan dengan perjuangan fisik namun juga lewat lagu,” jelas Salim Said Guru Besar Ilmu Politik dari UI

Bagi Rendra Bagus Pamungkas tokoh utama yang berperan sebagai Wage Rudolf Soepratman ini merupakan film pertamanya sebagai tokoh utama. Dalam film ini Rendra tak banyak melakukan riset karena keterbatasan data dan waktu.

“Tidak banyak riset yang saya lakukan, selain karena tidak banyak data yang saya dapat tentang tokoh Wage ini dan saya tidak banyak waktu untuk merisetnya. Tapi saya percaya teks ini sudah di riset kurang lebih 9 bulan sampai 1 tahun untuk riset tokoh Wage sendiri. Sehingga saya nyakin jika patuh terhadap teks itu sudah cukup membantu saya untuk membuat analisis-analisis. Tetapi Alhamdulillahnya juga berkat allah maha kuasa saya dipertemukan dengan saksi mata  yang ikut menjadi saksi kelahiran  tanggal kelahiran Wage  Rudolf Soepratman. Dari saksi mata itulah saya mendapatkan data meskipun tidak banyak, saya berterimakasih kepada opshid media dan bang John De Rantau yang mempercayakan saya terlibat dalam film hebat ini,” Jelas Rendra

Menurut Teungku Rifnu Wikana

Sebuah keberanian yang dilakukan oleh sebuah PH yang bukan dari Jakarta membuat film luar biasa. “Yang paling penting saya bersyukur ada dari Jombang bukan dari Jakarta telah berani membuat satu film yang luarbiasa dan saya ada didalamnya itu yang pertama.Yang kedua adalah film ini tayang dan karena harus ada film berkualitas untuk mempertahankan film berkualitas,” ujar Rifnu menambahkan.

Film besutan Opshid Media Untuk Indonesia Raya yang diproduseri oleh Andy Shafik ini akan mulai tayang dibioskop pada tanggal 9 November 2017 itu dibintangi Rendra B Pamungkas, Tengku Rifnu Wikana, Prisia Nasution, Putri Ayudya dan pemain lainnya. (@enny_hdyn

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1