Scroll to Top

Hari ke 7 Dan 8 HBDI Festival Di Warnai Sambel Congor Plus Penampilan Keren Junior Soemantri Serta Tiwuk Rayie

By admin / Published on Wednesday, 23 Aug 2017 00:59 AM / No Comments / 1821 views
Sambel Congor asal Depok

Cadaazz.com – Hari ke 7 dari ajang HBDI Festival di manfaatkan oleh kaum urban untuk merasakan tempat nongkrong dengan banyak menu kuliner seperti Yoforia Yoghurt dan Peper Lunch. Yoforia Yoghurt Studio saat ini sedang menjadi tempat nongkrong hits anak Bandung yang ingin menikmati yoghurt dengan varian rasa unik seperti Yoforia Coffee Cream, Yoforia Berry Smooth, dan Yoforia Peach Delight. Sementara itu pepper Lunch adalah merek restoran waralaba terkenal di Tokyo yang mengusung konsep Do-It-Yourself. Pepper Lunch ikut hadir untuk memeriahkan HBDI Festival di area Food & Beverage, Gambir Expo, Kemayoran, Pepper Lunch menawarkan promo spesial selama festival ini berlangsung yaitu pengunjung dapat menikmati Beef Pepper Rice & My Tea hanya dengan Rp1 setelah melakukan pembelian senilai Rp200.000 di Pepper Lunch dengan menggunakan kartu debit, kredit dan e-money Mandiri. Pepper Lunch merupakan makanan cepat saji steak house yang menyajikan konsep baru dari bistik mendesis, pasta, nasi kari, dan tidak melupakan menu khasnya yaitu Pepper Rice. Dengan lebih dari 200 outlet di Jepang dan Asia, Pepper Lunch menjanjikan pengalaman kuliner yang dinamis dan segar untuk semua orang dengan harga terjangkau.

Pada sesi hiburan musik, HBDI hari ke 7 kemarin menampilkan Junior Soemantri, penyanyi solo berbakat pendatang baru di dunia musik Indonesia. Single Junior yang berjudul “Yang Jantan, Bung!” berhasil merebut hati pencinta musik Indonesia. Junior Soemantri tampil di panggung utama HBDI Festival pada pukul 19.40-20.40 membawakan lagu – lagu ciptaannya seperti Merindumu, Ke Bandung, Love Beatles, Si Monster, dan Layang –layang. Selain Junior Soemantri, HBDI juga menampilkan duo Babli, yaitu duo yang beranggotakan Agung Dwi dan Putu Sutha. Kedua personel babli sudah malang melintang di dunia musik Indonesia cukup lama. Agung merupakan music composer dan session player beberapa nama yang tidak asing lagi seperti Sheryl Sheinafia, Adera Ega dan masih banyak lagi. Sementara Sutha sendiri merupakan juara dari ajang pencarian bakat AFI 3 yang sekarang berprofesi sebagai seorang sutradara klip musik video.

Selain acara yang sudah di agendakan pengisi acaranya, HBDI Festival setiap harinya juga menggelar kegiatan Berbagai atraksi Street Art Performance seperti manusia melayang dan manusia patung di area HUB yang menggunakan kostum pejuang. Tema perjuangan diangkat sebagai bentuk peringatan HUT RI dan penghormatan kepada para pahlawan yang berjuang untuk merebut kemerdekaan.

Memasuki hari ke 8 pada 22/8/17 masyarakat pengunjung HBDI Festival bisa merasakan Sensasi Pedas Unik “Sambel Congor”. Kebanyakan orang Indonesia menyukai makanan pedas; bahkan bagi sebagian orang, sambal menjadi cocolan wajib untuk memberikan rasa pedas di makanan mereka. Indonesia pun dikenal sebagai negara yang memiliki berbagai jenis sambal. Saat ini sambal sudah tersedia dalam bentuk kemasan jadi. Salah satu merek sambal kemasan Usaha Kecil Menengah adalah Sambel Congor asal Depok. Sambel Congor dibuat secara tradisional dengan menggunakan cobek dan diulek dengan tangan. Penamaan level pedas Sambel Congor sangat unik yang juga terlihat pada kemasannya, yaitu pedas level babe (pedas biasa), enyak (pedas medium), dan mertua (ekstra pedas). Sambel ini tersedia dalam 10 varian rasa, yaitu teri, terasi, bandeng, bawang, seafood, jengkol, petai, bawang, buto ijo dan sambal kacang. Para pengunjung HBDI Festival bisa mendapatkan sambal unik ini di area UMKM, HBDI Festival di Gambir Expo Kemayoran dengan harga khusus Rp100.00 untuk 3 varian rasa.

Selain kuliner yang unik dan mewakili khas masing – masing daerah, Di HBDI Festival kita bisa mendatangi  area G untuk melihat dan membeli berbagai ragam batik pekalongan. Batik Warisan adalah salah satu produsen batik tulis Pekalongan yang hadir di area G, HBDI Festival, Gambir Expo Kemayoran. Terbagi atas batik basic dan batik premium, pembuatan satu helai Batik Warisan ukuran 2,7m x 1,05m memakan waktu satu bulan untuk batik basic hingga satu setengah tahun untuk batik premium. Pembatik senior yang rata-rata berusia 60 tahun keatas mengerjakan batik premium yang memiliki motif sangat detail dan halus, sementara batik basic dikerjakan oleh pembatik junior. Selama HBDI Festival, Batik Warisan memberikan penawaran khusus potongan harga hingga 50%.

Tiwuk Rayie

Untuk hiburan music di hari ke 8, HBDI Festival menampilkan Tiwuk and Friends. Tiwuk Rayie adalah penyanyi cantik asli Indonesia mantan None Jakarta Pusat.Tiwuk mulai menerjukan dirinya ke dunia tarik suara sejak tahun 2011, Beberapa musisi dunia yang sangat memengaruhinya adalah Ella Fitzgerald, Stevie Wonder, Earth Wind and Fire, Marvin Gaye, dan Beyonce membuat Tiwu dekat dengan musik beraroma RnB Soul, Jazz, Latin dan Pop. @fransiscus_eko + siaran pers resmi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

UA-131866695-1