Scroll to Top

Ada Paduan Tradisional Dan Hightech di Film “Tusuk Jelangkung Di Lubang Buaya”

By admin / Published on Thursday, 06 Dec 2018 09:55 AM / No Comments / 62 views

Cadaazz.com – Max Pictures kembali dengan film terbarunya, kali ini genre Horor akan menyambangi perfilman Indonesia bertajuk “Tusuk Jelangkung Di Lubang Buaya” Film bergenre horor ini berbeda dengan film yang hits 15 tahun lalu, kali ini film besutan Erwin Arnanda dikemasan berbeda, dilengkapi dengan nuansa horor yang baru dan cerita yang lebih modern dan juga relevan dengan generasi milenial saat ini.

“Berawal dari percakapan antara saya dengan Erwin Arnada yang mungkin perlu untuk mengangkat film ini, tapi dengan rasa yang modern,” kata Ody Mulya Hidayat produser film Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya pada acara press screening, di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/12/18).

“Yang ini lebih relevan dan mengedepankan unsur-unsur tradisional yang digabungkan dengan hightech,” sambung Ody.

Menurut sang sutradara sekaligus penulis Erwin Arnada film Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya ini bukanlah sekuel dari film dengan judul yang sama. Katanya, film ini tak memiliki hubungan karena cerita yang diangkat sangat berbeda.

“Film yang sekarang lebih milenial, lebih dengan alat-alat canggih, di mana hantu itu berada. Untuk mencari apa sih yang diperlukan untuk vlogger, ada teknologi yang dipakai. Ini perpaduan tradisional dengan high tech. Kita sajikan beda dengan yang film yang sebelumnya dan diperankan oleh beberapa bintang muda” ungkap Erwin Arnada.

Nina Kozok salah satu pemeran utama dalam film ini mengaku bahwa dirinya adalah seorang yang penakut, namun karena ditawari film ini akhirnya ia mencari referensi film – film horor.

“Ini film horor pertama aku, aku ini orangnya penakut banget, dan belum pernah nonton film horor. Waktu ditawari film ini akhirnya nonton film horor, waktu nonton Jaelangkung pertama kali dibagikan gak bisa tidur. Pokoknya bikin stres, tapi alhamdulillah jadi pengalaman berharga,”ucap Nina Kozok

Selain Nina ada selebgram Anya Geraldine yang juga mendukung film ini yang bersyukur dapat terlibat di film ini yang berperan sebagai cewek kuat nan pemberani.

“Ini juga film pertama aku. Jadi aku di film ‘Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya’ ini aku berperan sebagai Mayang. Karakter aku cewek yang pemberani, tangguh, kuat, strong, galak, bedalah sama aku aslinya,” Kata Anya Geraldine.

“Aslinya kan klemar-klemer gitu, kalau ini serius,” sambungnya sambil tertawa.

Film Tusuk Jelangkung Di Lubang Buaya bercerita tentang Sisi sebagai seorang vlogger dengan konten mengenai tempat-tempat angker di Indonesia. Dia dibantu oleh adiknya, Arik, Sisi rajin mengunjungi tempat-tempat angker dan mendokumentasikannya. Untuk merayakan tercapainya 1 juta follower, maka mereka mengadakan sayembara bagi followernya untuk ikut menentukan lokasi seram yang akan dikunjungi berikutnya, dan lokasi pemenangnya adalah di LUBANG BUAYA!

Haus akan exposure dan konten menarik yang bisa didapat, berangkatlah Sisi ke Lubang Buaya ditemani oleh Arik, yang walaupun tidak setuju namun terpaksa ikut karena kuatir akan keselamatan kakaknya. Namun kepergian mereka ke Lubang Buaya berakhir mengecewakan dan mereka tidak mendapatkan konten yang diharapkan.

Hal ini membuat Sisi penasaran, dan berniat sendirian untuk pergi untuk kedua kalinya, kali ini dengan membawa boneka Jalangkung untuk ritual memanggil arwah di Lubang Buaya. Keesokan harinya Arik mendapati bahwa Sisi telah menghilang. Di Lubang Buaya ia hanya menemukan mobil dan perlengkapan Sisi berserakan di sekitar bekas ritual Jelangkung, tanpa ada tanda-tanda keberadaan pemiliknya.

Dengan dibantu Mayang, pacar Arik yang juga merupakan teman baik Sisi, maka dimulailah perjalanan yang membawa mereka ke desa Pungkur tempat boneka Jelangkung itu berasal, dan yang menyimpan masa lalu yang mengerikan.

Taman Lubang Buaya yang terkenal angker terpilih jadi lokasi vlogging selanjutnya. Di luar rencana, Sisi menghilang setelah “memanggil” para arwah demi eksis di media sosial. Bagaimana Sisi akhirnya bisa melarikan diri? Saksikan film yang dibintangi Nina Kozok, Anya Geraldine, Ryan Wijaya, Ria Rai dan para pemain pendukung lainnya mulai 6 Desember 2018. (@enny_hdyn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.