Scroll to Top

“INFAMY” Siapkan Single Ketiga Berjudul ‘Enigma’ Yang Di Ambil Dari Album Ketiga Mereka “Harum Scarum”

By admin / Published on Wednesday, 05 Dec 2018 01:11 AM / No Comments / 75 views

Cadaazz.com – ‘Infamy’ adalah group band metal senior asal Bandung yang rencananya akan segera merilis single ketiga dari album ketiga mereka yang berjudul “Harum Scarum”. Single ketiga yang berjudul “Enigma” akan mereka rilis paling cepat pada akhir bulan Desember akhir ini dan paling lambat pada januari 2019. Album “Harusm Scarum” sendiri sebenarnya sudah dirilis oleh Infamy sejak September 2017 lalu dan sejak dirilisnya album tersebut, group metal yang sempat vakum dan menghilang dari industri musik cadas Bandung tersebut sudah merilis dua single beserta video klipnya yaitu “Constant” sebagai single pertama dan “Asylum” (single kedua).

Infamy eksis sejak 1994, band metal yang saat ini diperkuat oleh formasi Andri Maryana (Vokal), Ajie Setia Nugraha (Gitar), Ricky Rizal Fauzy (Gitar), Ghea Ghufrhoni (Bass), dan Ilham Permana Sidik / Jeune (Drum) ini masih tetap bertahan dan konsisten dijalur musik ini dengan perubahan – perubahan personil hingga perubahan  konsep musik  yangg lebih dewasa dari zaman ke zaman nya mengikuti kultur musik tanpa menghilangkan benang merah dan ciri khas musik Infamy itu sendiri.

Sejak merilis album kedua yang berjudul “Hatremonial” (2010) yamg di mixing dan mastering di Australia oleh Mr.Aidan Barton at Soverign studio, Infamy praktis mengalami kevakuman / mati suri. Dan setelah mereka Bangun dari Mati Suri, Infamy langsung menghajar medan tempur musik keras tanah air dengan karya terbarunya. Setelah sempat tertidur cukup lama pasca album kedua tersebut, Infamy eksis kembali dan menawarkan materi – materi berbahaya dengan konsep yang berbeda.

Sebuah album yang diberi titel Harum Scarum dirilis via kanal – kanal digital seperti Spotify dan iTunes. “Harum Scarum, The Vendetta, Enigma, Ascent of the Blessed, Constant Paranoia, “Asylum, March of the Titans, Oblivion, dan The Witches” adalah sembilan judul lagu yang mengisi album terbaru dari Infamy. Menurut pemaparan dari Ajie, Andri, dan Jeune, Harum Scarum merupakan kombinasi antara kejadian di kehidupan nyata dan kisah fiksi ilmiah yang mereka temukan dari film-film tertentu. Kecintaan mereka terhadap film dan pemahaman terhadap konsep, teori, maupun ideologi tertentu digabungkan dalam Harum Scarum, baik dari segi musik maupun lirik.

Butuh sekitar satu tahun untuk merampungkan Harum Scarum, terkait dengan kendala yang dialami Infamy di tahun lalu, yaitu adanya perombakan personil dan Infamy ingin menyajikan album ini dengan sound yang maksimal. Harum Scarum sendiri sebenarnya merupakan istilah yang dapat diartikan dalam berbagai sisi. Secara bahasa, istilah Harum Scarum merupakan penggambaran dari seseorang yang bertindak tanpa perhitungan atau terburu dengan nafsu. Di sisi lain, Harum Scarum pun bisa disebut sejalan dengan istilah Helter Skelter, istilah yang dipopulerkan oleh Charles Manson sebagai penggambaran atas kebangkitan kaum-kaum yang tertindas .

Infamy menyajikan ambiguitas dalam Harum Scarum, dan bagi Infamy adalah hal yang bebas untuk setiap pendengar memandang dan menilai dari sisi manapun. Pada kenyataannya, Infamy sendiri memang berusaha merangkum banyak pemahaman bahkan mengadopsi beberapa kisah konspirasi kelas dunia yang lalu diteriakan dari lagu ke lagu. Tema-tema semacam ini adalah tema yang unik dan berani, karena secara sadar atau tidak Infamy sedang berusaha meruntuhkan beberapa pola pemikiran yang mungkin sudah mendarah daging di sebagian besar masyarakat. Satu hal yang dipastikan oleh Infamy, Harum Scarum ditengarai sebagai istilah yang meringkas seluruh lagu yang pada akhirnya menjadi benang merah dari karya terbaru milik Infamy.

Dalam penggarapan Harum Scarum, Infamy melibatkan Ririp R Fauzan sebagai produser, music director, editor instrumen (drum, gitar, bass, dan vokal) sekaligus sebagai tokoh kunci di balik proses mixing dan masteringnya. Sebagai operator drum, Infamy dibantu oleh Irza Nugraha. Sementara desain dan konsep dari cover album dieksekusi oleh sang vokalis, yaitu Andri M dengan melibatkan gagasan ide dari personil lainnya. Proses rekaman dilakukan di dua studio berbeda, yaitu Escape Studio (drum) dan Pathetichut Rec Studio (aransemen musik dan vokal).

Jika dinilai dari segi musikalitas, melanglang buana selama 23 tahun memang membuktikan kapabilitas dari Infamy yang sudah jauh dari sekedar mumpuni. Materi dalam Harum Scarum terdengar sangat matang, solid, dan intens. Album ini memiliki tendensi besar untuk menjadi salah satu amunisi paling panas tahun ini. Dilepasnya materi Infamy dalam kanal digital akan segera disusul dengan rilisan fisik yang akan didistribusikan pada akhir tahun 2018 ini. @fransiscuseko19 + Karina Supriaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.