Scroll to Top

Musisi Asing : Moliano, Relic Hearts, Sandflowers, Genna Fontanella, Sueme, Chillburg Project, Matty Rea dan Jaguar Jonze tunjukan Kelasnya Di IIMF, PRI 2018

By admin / Published on Wednesday, 03 Oct 2018 12:21 PM / No Comments / 204 views
Jaguar Jonze (Australia) memikat banyak penonton

Cadaazz.com – Perhelatan International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD bergulir penuh keseruan, Musisi internasional yang telah tampil, yaitu Moliano (Singapura), Relic Heart (US), Sandflowers (US), Jaguar Jonze (Australia), Sueme (Belanda), Chillburg Project (Belanda, Italia, Kolombia, Chile), Geena Fontanella (US) dan Matty Rea (Irlandia) begitu excited dan bersemangat hadir di acara prestisius ini.

Penampilan spesial rocker asal Singapura berkolaborasi dengan penyanyi tanah air, Bivo, menghentak panggung International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD. Perpaduan suara menggelegar gitar rock Moliano dengan vokal tebal Bivo membuat kolaborasi mereka berdua menjadi semakin mempesona. Moliano sendiri baru saja merilis single terbaru berjudul “Kehilangan Mu” bersama band nya Moliano In Rock di Melody Music Bar and Lounge beberapa waktu lalu.

Sementara itu penampilan cadaazz Relic Hearts dan suguhan musik RNB plus elektro bernuansa budaya bali yang disuguhkan Sandflowers membuat penonton dan awak media yang hadir berdecak kagum sepanjang penampilan mereka walaupun vokalis Relic Hearts sempat membuat deg deg an para penonton dan penyelenggara ketika dia bernyanyi sambil naik ke atas sayan panggung.

Sandflowers adalah musisi dan rapper hiphop wanita asal Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Diketahui Sandflowers telah merilis single “Do Watchu Wanna (Boey Tranga)”, “Sugar Honey Ice Tea” dan “No Regulas,” dan “Oceans”. Diketahui single Oceans merupakan single terbaru Sandflowers yang berkolaborasi dengan musisi asal Bali, Indonesia, Hendra Duo Percussion. Kepiawain Sandflowers dalam bernyanyi dan ngrapper karena darah seni sudah mengalir dalam diri Sandflowers karena sang ibu adalah penyanyi dan ayah seorang pelukis.

Sedangkan Relic Heart adalah band rock dengan sentuhan emo dan pop punk asal State College, PA, Amerika Serikat dengan diperkuat Jonnie Baker (vokal), Nick Walters (bass), Aaron Bassinger (gitar) dan Jordan Soto. Band yang telah merilis debut album ’Volatile’ pada tahun 2016 lalu. Sebagai informasi, nama Relic Heart mulai dikenal ketika mereka mengcover lagu ‘Royals’ dari Lorde denga versi mereka. Dua single karya mereka yang sudah dirilis adalah “Trust”, “Hands of Fate” dan “Halfway to Paradise”.

Selain Relic Hearts dan SandFlowers, penyanyi asal Amerika lainnya yaitu Geena Fontanella sudah lebih dulu memukai penonton International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD ketika pada hari pertama tampil keren berkolaborasi dengan group band asal Padang, VHads21. Suara vokal Geena yang lebar dan berada diatas rata – rata memang sangat enak untuk dinikmati para penonton yang hadir.

Sebagai band rock yang ikut serta di International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD, Relic Hearts tidak sendirian, mereka di temani dua band keras Sueme asal Belanda dan The Shapers asal Perancis yang juga sangat memukau para penonton. Musik art rock Sueme dan pop punk yang di usung The Shapers mampu menarik perhatian banyak penonton yang hadir di panggung utama International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD

Selain deretan musisi – musisi diatas, masih ada nama – nama musisi international yang sukses untuk kali pertama tampil di Jakarta, Indonesia melalui acara International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD tersebut selain penampilan memikat solois asal Irlandia Marty Rea yang kolaborasinya dengan band Indonesia, Queenzella begitu menyatu, masih ada Chilburg Project, band kampus asal Tillburg, Belanda yang beranggotakan 4 musisi multinasional berasal dari Belanda, Chile, Kolombia dan Italia serta group band asal Australia bernama Jaguar Jonze. Bahkan Chillburg Project dan Jaguar Jonze sempat menjajal panggung akustik dan panggung parjo yang relatif lebih kecil dari panggung utama International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD untuk menikmati hive acara ini.

Kehadiran mereka yang tampil di internasional Indie Music Festival sangat membuat mereka bersemangat. Apalagi Ini adalah hal yang rata – rata ingin mereka lakukan selama hidup. Mereka ingin berkeliling dunia, mereka ingin melihat dunia dan akhirnya mereka datang ke Indonesia dan akan tampil di International Indie Music Festival, Pekan Raya Indonesia 2018, ICE BSD di Indonesia. @fransiscuseko19 dan @enny_hdyn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.