Scroll to Top

Komunitas Salihara Tampilkan ‘Monolog Sutan Sjahrir’

By admin / Published on Thursday, 16 Aug 2018 04:26 AM / No Comments / 148 views

Cadaazz.com – Pentas Monolog Sutan Sjahrir adalah produksi Komunitas Salihara dalam rangka memperingati 10 Tahun Komunitas Salihara. Lakon ini adalah upaya menjenguk dari luar jeruji ke babak paling samar di dalam hidup salah satu tokoh Revolusi Indonesia, Sutan Sjahrir.

Mengambil latar ketika Sutan Sjahrir mendekam di penjara pada 1962, monolog ini menampilkan renungannya tentang Revolusi Indonesia serta kehidupan pribadinya sebagai manusia politik. Selain itu, ide-idenya tentang demokrasi dan pendidikan politik bagi rakyat.

Komunitas Salihara menampilkan sosok Sutan Sjahrir karena percaya bahwa ia adalah sosok yang sangat kompleks, baik dalam kehidupan pribadinya maupun karier intelektual dan politiknya yang menantang bagi kerja keaktoran dan penyutradaraan. Di samping itu, kami berpendapat bahwa suara Sjahrir patut kita dengar pada saat sekarang, yakni ketika tanah air kita dipenuhi sekian banyak suara yang mengusung “politik identitas” dan sektarianisme.

Tokoh Sutan Sjahrir akan diperankan oleh Rendra Bagus Pamungkas, disutradarai oleh Rukman Rosadi dengan naskah yang ditulis oleh Ahda Imran. Karya ini “perdana dunia” di SIPFest 2018.

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya, sila kunjungi www.salihara.org atau akun Twitter @salihara, Facebook ‘Salihara’, atau hubungi 021-789-1202, 0817-077-1913.

Profil

Rukman Rosadi menamatkan pendidikan pascasarjana Penciptaan Teater di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Ia sempat memperdalam seni peran di Departemen Film dan Teater di UCLA California, Amerika Serikat. Pada 2002 ia mendirikan Saturday Acting Club (SAC) yang hingga saat ini telah menampilkan lebih dari 30 pertunjukan di dalam dan luar negeri. Selain produktif di teater, ia juga berperan di beberapa film layar lebar dan film pendek. Saat ini, sebagai sutradara, ia juga sedang menyiapkan sebuah karya untuk SCOT Asian Director Festival di Jepang.

Rendra Bagus Pamungkas menamatkan pendidikan sarjana bidang teater di ISI Yogyakarta dan Pascasarjana Kajian Ilmu Religi dan Budaya, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Ia pernah terlibat sebagai aktor dalam beberapa produksi Saturday Acting Club, Teater Gandrik, Teater Garasi, Teater Gardanala, Kelompok Seni Teku, Jogja Broadway dan Whani D-Project. Ia juga berperan di film layar lebar seperti film Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015) dan Wage (2017). Saat ini juga sedang berproses dalam film baru di bawah arahan Joko Anwar.

Ahda Imran menulis puisi, cerpen, novel, drama dan esai. Buku puisinya yang telah terbit adalah Dunia Perkawinan (1999), Penunggang Kuda Negeri Malam (2008) dan Rusa Berbulu Merah (2014). Ia juga menulis lakon Inggit, Tan Malaka: Saya Rusa Berbulu Merah, Empat Perempuan dan Perempuan-Perempuan Chairil. Musim panas 2016, ia menjadi seniman  mukiman di Paris untuk penulisan novel dan telah terbit dengan judul Jais Darga Namaku (2018). (SPR)

MONOLOG SUTAN SJAHRIR

Penampil: Rendra Bagus Pamungkas

Sutradara: Rukman Rosadi

Penulis Naskah: Ahda Imran

Pentas:

Sabtu-Minggu, 18-19 Agustus 2018 | 20:00 WIB | Teater Salihara

GR & Media Preview:

Jumat, 17 Agustus 2018 | 20:00 WIB | Teater Salihara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.