Scroll to Top

Jelang tampil Di International Indie Music Festival, PRI 2018, Ustadz Jamming Luncurkan Single Kedua

By admin / Published on Monday, 06 Aug 2018 15:45 PM / No Comments / 131 views

Cadaazz.com – Wadah kolaborasi musisi yang dikumpulkan oleh komunitas pengajian para pekerja kreatif di Jakarta, Halaqah Kreatif; yang diberi nama Ustadz Jamming kembali merilis single baru setelah pada maret lalu merilis single perdana berjudul ‘Hingga Waktu’. Senandung nada dakwah damai Ustadz Jamming di single kedua tersebut merupakan tindak lanjut dari konsep syiar kebaikan dan kedamaian Lintas Batas Perbedaan yang semakin meruncing di belakangan hari ini.

Berbeda dengan single pertama yang lebih melodius, lagu berjudul ‘Menunggu Mu (Menjadi Alunan Merdu)’ ini merupakan karya cipta almarhum Krisna J. Sadrach yang diaransemen ulang oleh Didit Saad (selaku produser musik lagu ini), lagu ini  memiliki tiga spot utama, yaitu pada Lintas Sosok Genre, Aransemen musik, dan Tuturan lirik. Lagu ini diambil dari album terakhir Sucker HeadSimphoni Kehidupan (2016) yang berjudul asli Menunggumu.

Lagu ini merupakan merupakan pilihan sang istri almarhum – Anasthasia R.Y. Sadrach (sekaligus sebagai founder Halaqah Kreatif, A&R dan Concept Development dari Ustadz Jamming) yang dirasakan olehnya bahwa inilah kegelisahan Krisna akan pencarian hal-hal yang paling hakiki sebagai manusia biasa namun tidak tuntas dalam menyampaikan makna gemuruh jeritan batinnya.

Basic lagu ini adalah heavy balada, kemudian saya memikirkannya bagaimana mengolah lagu tersebut untuk Ustadz Jamming. Kemudian saya berdiskusi dengan mas Didit Saad dan kemudian muncul nama Yukie Arifin dari Pas Band sebagai kandidat vokalis, apalagi Yukie dan Pas Band memiliki ikatan cukup erat dengan almarhum, di dalam mimpi mbak Anas, begitu ia kerap dipanggil.

“Lalu bagian selanjutnya adalah bagaimana agar apa yang ditangkap oleh mata hati saya terhadap lagu tersebut,” lanjut mbak Anas. Ia pun menuturkan apa yang terjadi pada saat momen-momen penting dan genting seorang Krisna Sucker Head dalam perjalanan spiritualnya kepada Yukie, yang kian aktif dalam berdakwah juga mahir dalam menulis rasa berbentuk syair. Terlebih Yukie sendiri pun merasakan hal-hal yang serupa dalam masa pencariannya dan keterpurukannya.

Sentuhan konsep akhir dari perpaduan musik yang gelap dengan lirik yang terang diserahkan kepada tangan dingin oleh Indra Q (yang juga merupakan orang di balik berdirinya Halaqah Kreatif sekaligus pendukung utama Ustadz Jamming) yang tengah asik dengan ‘mainan’ barunya, yaitu Musik Metafakta.

“Dua minggu jelang wafatnya, Krisna sangat senang dan tenang mendengarkan jenis music healing yang juga mengeluarkan bebunyian suara-suara alam; seperti derai hujan, gemericik air sungai, gesekan angin dan daunan, kicau burung,” sambung mbak Anas. Lalu apa sih musik metafakta itu? Bahkan untuk mendapatkan ramuan tersebut Indra tak main-main, ia sampai mondok di salah satu pesantren di Jombang!

Setelah tiga spot utama lagu Menunggumu (Menjadi Alunan Merdu) diringkas pada paragaf-paragaf di atas, kembali, it’s another gak ada yang kebetulan di dunia ini, ketika Harry “Koko” Santoso menyambut hangat Ustadz Jamming dengan mendukung penuh gig pertama mereka pada saat peringatan dua tahun berpulangnya salah satu pelopor musik bawah tanah dengan gerakan indie era 90an; 2 Agustus ini sebagai rangkain dari acara besar yang akan digelar Deteksi Production – International Indie Music Festival pada September – Oktober 2018 mendatang.

Sosok yang selalu penuh dengan ide-ide dalam penyelenggaraan konser musik tanah air ini hanya berujar singkat, “Krisna adalah tokoh musik indie yang berhasil me-re-generasi band. Dan ia adalah sahabat musik Indonesia.” (SPR)

(Halaqah Kreatif)

Ustadz Jamming, formasi lagu kedua:

Rere Grass Rock – drum; Ahmad Oktaviansyah – bass; Didit Saad – gitar; Indra Q – Keyboard; Yukie Arifin – vocal; Iday Ismail & Fianny Agatha – backing vocals.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.