Scroll to Top

Group Rock N Roll Asal Surabaya “Dandelions” Rilis Video Kilp Resmi Single “Bukan Playboy”

By admin / Published on Friday, 18 May 2018 03:38 AM / No Comments / 185 views
Photo by @graciangelica

Cadaazz.com – Dandelions, group pengusung rock n roll asal kota pahlawan, Surabaya ini telah merilis video klip resmi ketiga berjudul “Bukan Playboy” yang diambil dari mini album mereka yang berjudul “Mantra Sakti” sekaligus mengadakan pemutaran perdana yang bertempatkan di Hotel Tanjung, Surabaya.

Situasi kota Surabaya yang masih meresahkan akibat aksi teroris tidak membuat para personil Dandelions surut untuk mengadakan pemutaran perdana video klip resmi mereka, justru mereka sangat berempati dan turut berduka untuk para keluarga korban yang ditinggalkan akibat bom di beberapa tempat ibadah tersebut.

Lagu “Bukan Playboy” yang dirilis video klipnya pada awal puasa ini rencananya juga akan mereka masukkan dalam track list di Album “Anak-Anak Bunga” yang rencananya dirilis pada Juli mendatang.

Konsep dari “Video Musik Resmi “Bukan Playboy” ini adalah hasil kerjasama antara Dandelions dengan salah satu Production House di Surabaya yang merupakan rekanan Dandelions yaitu Senyawa Creative. RmDinda selaku Director dari video ini menyampaikan bahwa konsep dasarnya adalah memvisualisasikan angan “If she could turn back the time” dari kenangan sebelumnya. Jadi, secara garis besar disini hanyalah flashback belaka, dan mencerminkan pola seorang RmDinda yang ruwet, begitu ujarnya.

RmDinda sempat mendapatkan satu pernyataan yang dikutip dari Oxford Dictionary terkait playboy ini yaitu “Playboy means A walthy man who spends his time enjoying himself, especially one who behaves irresponsibly or has many casual sexual relationships” yang mana hal ini sudah menjadi sebuah lifestyle yang kebanyakan pelakunya adalah para lelaki. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan kaum perempuan untuk tidak bisa atau tidak memiliki sifat tersebut. Dalam musik video ini, Dinda menampilkan dua talent perempuan yaitu Diani PS dan Suci Damar Jati ini sebagai penyampai pesan tersebut. Dan adegan-adegan yang dimaksud “enjoying herself and doin fun” disini adalah sebagai symbol dari sifat-sifat atau karakter “Playboy”.

Masih berkutat dengan penyampaian dari RmDinda selaku Director dari Video Musik ini, Dinda juga menjelaskan adanya symbol Playboy sebenarnya tidak hanya pada aktivitas dari para talent dalam video ini, namun kelinci putih yang hadir bersama dua talent yang cantik dan sexy ini juga mempunyai arti dari Playboy juga. Ide kelinci ini muncul dari sang penulis lagu yaitu Njet.S,

Dikarenakan kelinci ini adalah lambang dari Playboy. Jadi ada tiga kelinci albino bermata merah di dalam video music ini dan ikut berperan. Terkait talent, dua perempuan yang ditampilkan disini adalah wujud dari dua sisi tiap individu, ada yang maskulin dan nada yang feminim. Sebenarnya itu hanya satu, tapi ya namanya juga “Playboy” balik lagi dari makna yang sudah dijelaskan sebelumnya “refers to enjoying their self” itu tadi.

Dinda juga sempat berpikir ini sebenarnya hanyalah wadah project yang bersifat pribadi saja, tapi pada saat Manajemen Dandelions ingin menjadikan ini sebuah Video Musik Resmi, dia pun selaku director mengemasnya dalam bentuk lebih serius yang hasilnya dapat dilihat sendiri seperti apa. Akan muncul banyak interpretasi yang berbeda-beda sebenarnya nantinya apabila melihat video music resmi ini. Mungkin ada yang bilang lesbian, mungkin ada yang bilang ini hanya kerabat dekat.

Dandelions pun sengaja tidak menitikberatkan pada poin apapun semua tergantung dari sudut pandang yang menyaksikan video music resmi ini. Selamat menginterpretasikan Video Musik Resmi ini yaa. @fransiscuseko19 + SPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.