Scroll to Top

Pekan Raya Indonesia 2018 Makin Seru Dengan Adanya International Indie Music Fest, Pasar Jongkok, Sirkus Dari Cina, Konser Dongeng Naura Sampai Dengan Festival Kopi

By admin / Published on Sunday, 13 May 2018 15:17 PM / No Comments / 383 views
Moliano (musisi, Singapore), Bpk Andu (ICE BSD), Harry koko Santoso (Deteksi Prod), Bivo (Musisi, Indonesia), Tompel Witono, Artis Manager)

Cadaazz.com – Pekan Raya Indonesia (PRI) yang pada tahun ini masih digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang 27 Sept – 7 Okt 2018 dijamin akan berlangsung lebih seru dan menarik dibanding dua penyelenggaraan sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Bapak Andu yang juga merupakan perwakilan dari pihak penyelenggara saat jumpa media di Deteksi Production Headquartes, Rabu 9/5/18 lalu.

Bapak Andu menjelaskan bahwa pada pameran multiproduk bernuansa festival kali ini, pihak penyelenggara dan ICE BSD benar – benar bakal merangkul seluruh elemen wira usaha dan para UKM untuk bisa ikut menyemarakkan event nasional ini. Kegiatan pameran besar ini akan memberikan ruang buat seluruh pihak kreatif yang berniat memperkenalkan produk – produknya ke konsumen.

“Untuk membuat para peserta dan pengunjung pameran multiproduk ini nyaman mengikuti event besar ini, kami selaku penyelenggara akan menampilkan banyak hiburan yang lebih seru dari Pekan Raya Indonesia sebelumnya”, terang Bapak Andu

“Selain ada konsep International Indie Music Festival yang pasti berlangsung seru karena melibatkan ratusan band indie dari 30 negara, Pekan Raya Indonesia kali ini akan dimeriahkan oleh pertunjukan sirkus dari cina, Pasar Jongkok / Parjo, Konser Dongeng Naura, Festival Kopi dan pagelaran budaya dari berbagai daerah Indonesia di panggung Budaya yang telah kita siapkan”, jelas Bapak Andu lagi menambahkan.

Harry Koko Santoso (Deteksi Prod) dan Bapak Andu (ICE BSD)

Harry ‘Koko’ Santoso selaku promotor yang bakal me-nahkoda-i pagelaran International Indie Music Festival berharap, perhelatan Pekan Raya Indonesia yang berlangsung selama 11 hari ini bisa menarik banyak wisatawan asing dari seluruh dunia untuk datang menyaksikan pameran dan pertunjukan musik indie lintas bangsa ini.

Harapan Harry ‘Koko’ Santoso ini nampaknya akan terpenuhi atau paling tidak memungkinkan terjadi mengingat para musisi indie luar negeri seperti : Annabele Laura (belanda), The Relic Heart dan Genna Fontanella (USA), The Shapers (Perancis), The Chillburg Project (Italia, Colombia, Chili, Belanda), Moliano (Singapore) dan lain – lain juga mempunyai fans yang militan apalagi harapan Harry ‘Koko’ Santoso ini juga langsung di amini oleh Ricardo, salah satu produser rekaman dan Distribusi Digital dari Musicyess asal Italia yang ikut hadir di jumpa media tersebut.

“Besok saya ada pertemuan dengan beberapa pelaku industri musik dunia di London, saya janji akan menceritakan seluruh yang saya tahu mengenai perkembangan musik Indonesia plus perhelatan International Indie Music Festival ini kepada mereka”, janji Ricardo sebagai bentuk supportnya pada event ini.

@fransiscuseko19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.