Scroll to Top

2 Program Road To International Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018 Memberi Ruang Lebih Luas Buat Musisi Indie Nasional

By admin / Published on Friday, 20 Apr 2018 03:16 AM / No Comments / 1052 views

Cadaazz.com – Untuk kali ketiga ajang pameran multiproduk bernuansa festival, “Pekan Raya Indonesia” akan kembali digelar di Indonesia Convention Centre (ICE), BSD, Tangerang Selatan pada 27 Sept – 7 Okt 2018. Seperti yang sudah – sudah, Pekan Raya Indonesia selalu menggabungkan konsep pesta musik, budaya, belanja plus kuliner, dan untuk tahun 2018 ini Pekan Raya Indonesia bekerjasama dengan Deteksi Production akan menyelenggarakan pesta musik yang akan memberikan kesempatan lebih luas bagi musisi – musisi indie nasional untuk ikut berkontribusi dan memperkenalkan karya musiknya dalam event bertajuk “International Indie Musik Festival – Pekan Raya Indonesia 2018”.

Konser musik ini nantinya kan menampilkan musisi – musisi / group band yang besar melalui perjuangan mereka di jalur indie seperti : Efek Rumah Kaca, Mocca, Fourtwnty, Danilla, Superman Is Dead, Via Vallen, White Shoes And The Couple Company, Sore dan lain – lain serta akan menampilkan juga musisi – musisi / group band indie dari 30 negara lainnya yang akan berkolaborasi dengan musisi indie tanah air seperti : Geena Fontanella (USA), Anabelle Laura (Belanda), The Chillburg Project (Group dari 5 Negara, Colombia, Chile, Itali, belanda dan Indonesia), The Shapers (Perancis) plus musisi – musisi indie dari Inggris, Australia, Malaysia dan Negara – Negara lainnya yang masih di tunggu konfirmasi resminya.

International Indie Music Fest yang menjadi program andalan di Pekan Raya Indonesia 2018 ini di cetuskan oleh Harry ‘Koko’ Santoso selaku founder dari Deteksi Production. Mas Koko begitu beliau sering disebut, tidak begitu saja menggelar konser musik indie berbarengan dengan di mulainya Pekan Raya Indonesia melainkan juga akan menggelar pre-event yang di berinama Road To “International Indie Musik Festival – Pekan Raya Indonesia 2018” (IIMF-PRI 2018). Pre-Event yang digelar menyongsong acara puncak IIMF – PRI 2018 ini mempunyai dua konsep yaitu : Indie Media Gathering dan Indie Season.

Indie Media Gathering

Program ini adalah sebuah program berkonsep diskusi yang akan mempertemukan para musisi / group band dan pelaku indie yang akan tampil di IIMF – PRI 2018 dengan insan media / pers yang akan dilangsungkan 2 minggu sekali mulai dari 18 April 2018 sampai dengan 27 Agustus 2018. Diskusi dan interview ini dilaksanakan dengan suasana lebih intim dan dilangsungkan di Head Office Deteksi Production. Program Indie Media Gathering ini akan menghadirkan maksimal 2 group band / artis indie dalam setiap tanggalnya. Jadwal Indie Media Gathering adalah sebagai berikut : 18, 27 April, 9, 27 Mei, 9, 27 Juni, 9, 27 Juli dan 8, 27 Agustus 2018

Indie Season

Indie Season adalah program event setiap hari selama sebulan penuh menggelar jumpa pers dengan para musisi indie calon pengisi acara di IIMF – PRI 2018 plus bila memungkinkan dengan kolaborasinya masing – masing. Jumpa pers ini selain akan dilengkapi dengan Q & A antara insan media / pers, juga akan di meriahkan oleh penampilan panggung para musisi indie yang menjadi narasumber di depan para wartawan. Program Indie Season yang akan dlangsungkan setiap hari mulai dari 27 juni – 27 Juli 2018 di sebuah café yang akan di update segera lokasinya nanti juga akan menampilkan dua musisi / group band di setiap jadwal acaranya.

 photo Untitled_zpsmwldy7ww.jpg

Kedua program Road To IIMF – PRI 2018 sengaja di kreasikan sedemikian rupa agar para musisi – musisi indie bisa lebih punya peluang memperkenalkan profil groupnya serta karya – karyanya plus bisa melakukan diskusi langsung dengan para jurnalis dan media seperti ketika 2 band dari luar Jakarta calon penampil di IIMF – PRI 2018 yaitu “ VHads21 (Padang) dan Rasgokil (Jogjakarta) menjadi 2 band pertama yang hadir di program Indie Media Gathering 18/4/18 kemarin. Baik Rasgokil yang berlairan pop punk ataupun VHads21 yang bergenre alternative rock tentu sudah mengalami diskusi dan saling memberi saran dengan insan media / pers yang hadir kemarin.

VHads21

Vhads21 adalah band asal Padang yang telah merilis 3 single, khusus di single ke 3 yang berjudul 2 sisi, Rahmat Ulfriansyah (gitar, drum loop program), Aga Pratama Alamsyah (piano, synth, bass), Liam Gho (gitar) dan Ivan Mahya Deva (gitar) melakukan kolaborasi bersama penyanyi asal USA Genna Fortunella dengan melibatkan engineer asal After Master Studio Hollywood, USA yaitu Ari Blitz dan Pete Doell. Kolaborasi dengan penyanyi asing berlanjut pada album perdana VHads21 yang akan dirilis Mei 2018 ini. Tidak tanggung – tanggung VHads21 melibatkan 5 vokalis tamu lagi yaitu : Tony B, Cloe Perry, Katie Stone, Alex Vantrue dan Ryan Black. Vhads21 akan meramaikan ajang IIMF – PRI 2018 September – Oktober 2018 nanti dengan mengajak Geena Fontanella sebagai featuringnya.

Rasgokil

Sementara itu group pop punk asal Jogjakarta yang bernama Rasgokil yang sudah menelurkan 2 album “Kembali Cerah (2012)” dan “Unbroken (2015)” juga akan memberikan penampilan spesial mereka di IIMF – PRI 2018 dengan membawakan lagu nasional “Garuda Pancasila” berkolaborasi dengan band asal Perancis, The Shaphers. Rasgokil adalah band indie asal Jogjakarta yang cukup mempunyai massa lumayan besar di area Jawa Tengah. Band yang diperkuat oleh Memet (bass, rap), Arest (vokal, gitar) dan Wibi (drum) ini mengaku sedang serius mempersiapkan dirinya dengan menggarap aransemen untuk keperluan kolaborasi dengan The Shapers serat mempersiapkan list lagu terbaru mereka untuk di tampilkan pada International Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018 ICE BSD nanti. Penasaran pengen tahu sepak terjang Vhadss21 dan Rasgokil ?? Tunggu tanggal konsernya ya. @fransiscuseko19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.